Adanya Tambang Galian C Dikeluhkan Masyarakat Desa

- Editorial Team

Senin, 24 Mei 2021 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : aktivitas Galian C yang diduga ilegal [dok/BH]

Photo : aktivitas Galian C yang diduga ilegal [dok/BH]

BONDOWOSO, DapurRakyatNews – Banyaknya dump truk pengangkut hasil tambang Galian C yang lalu lalang di jalan Desa Pandak, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, beberapa hari ke belakang. Mendapat sorotan dari masyarakat setempat.

Keberadaan truk hilir mudik mengangkut hasil tambang Galian C di jalan Desa Pandak, dikeluhkan oleh masyarakat desa. Hal itu dikhawatirkan akan menjadi penyebab bertambah rusaknya jalan, terutama jembatan penghubung Desa Pandak ke Desa Klampokan.

Baca Juga:  Sering Pesta Sabu, Pria Pengangguran di Satui Dibekuk Polisi

Menurut masyarakat Desa Pandak yang enggan namanya dipublikasikan, mengatakan kepada awak media, bahwa sebenarnya jalan atau jembatan penghubung tersebut tidak layak untuk dilalui kendaraan berat seperti dump truck yang setiap hari beraktifitas mengangkut tanah Galian C.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat tersebut kemudian mengungkapkan tentang berapa lama kegiatan penambangan telah berjalan. “Aktifitas penambang galian C itu sudah berlangsung kurang lebih dari 1 minggu,” terangnya.

Baca Juga:  Dua Kali Perampok Bawa Kabur Anting Emas Anak Sekolah Dasar, Orang Tua Wajib Waspada

Dapur Rakyat News, lalu melakukan konfirmasi ke Kepala Desa Pandak, Ahmad Sudarso via percakapan WhatsApp terkait keluhan masyarakat itu.

“Saya juga pernah didatengin beberapa masyarakat desa saya sendiri, menanyakan apakah pihak desa memberi ijin dengan adanya tambang galian C.” Jelas Ahmad.

Kades Pandak juga menerangkan bahwasannya kalau tambang galian C itu tidak ada ijin dari Pemerintah Desa Pandak karena, memang tidak ada permohonan ijin sebelumnya.

Baca Juga:  Temui Santri Ponpes Sumber Bunga, Babinsa 0823/03 Berikan Pemahaman Wasbang

Masyarakat Desa Pandak berharap kepada pemerintah Desa atau pun pemerintah tingkat kabupaten dan pihak dinas terkait, dapat menyelesaikan permasalahan ini.

Jika Pemerintah Desa Pandak dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso tidak menanggapi keluhan masyarakat, mereka mengaku akan melapor kepada aparat kepolisian.

Baca Juga : Terancam Punah, Masyarakat Anggap Pemkab Sumenep Acuh Tak Acuh

Pewarta : Benny Hartono
Editor     : Faldy Aditya

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru