Sumenep Darurat Darah, Warga Kepulauan Sorot PMI dan Pemkab

- Editorial Team

Jumat, 12 Maret 2021 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Sumenep Saat Donor Darah Untuk Warga Kepulauan di UTD PMI Sumenep

Photo: Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Sumenep Saat Donor Darah Untuk Warga Kepulauan di UTD PMI Sumenep

SUMENEP, DapurRakyatNews – Sejumlah warga kepulauan menyorot stok atau ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumenep. Minimnya stok darah untuk transfusi pasien atau penderita di sejumlah Rumah Sakit di Sumenep daratan maupun Rumah Sakit yang ada di kepulauan, dinilai saat ini status Sumenep ‘Darurat Darah‘, hal ini harus disikapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jum’at (12/03/2021).

Baca Juga:  Abrasi di Kepulauan Tak Kunjung Ada Solusi, Pemkab Jangan Tutup Mata

H. Safiuddin, S.H., M.H., Ketua Komunitas Warga Kepulauan (KWK) menyampaikan bahwa PMI Sumenep saat ini sedang mengalami kesulitan dalam hal ketersediaan darah transfusi untuk pasien yang sedang dirawat di Rumah Sakit, terutama di kepulauan.

“Contohnya Liana, warga Pulau Kangean adalah pasien animea yang meninggal di kapal Dharma Bahari Sumekar III (28/01/2021), salah satu dari beberapa pasien yang tidak tertolong karena tidak adanya Unit Transfusi Darah (UTD) di Kepulauan,” ungkapnya.

Menurut Safiudin, sulitnya darah tidak hanya dialami masyarakat kepulauan, namun terjadi juga pada pasien yang ada di Sumenep daratan. Yang sering terjadi saat ini, pasien yang membutuhkan darah transfusi harus mencari pendonor terlebih dahulu. Padahal jelas diatur dalam Permenkes nomer 83 tahun 2014 tentang Unit Transfusi Darah, Bank Darah Rumah Sakit, Dan Jejaring Pelayanan Transfusi Darah,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB