Berita  

Minim Personel, Perkimhub Sumenep Tetap Maksimalkan Layanan 8.000 Titik PJU

PJU

Dapurrakyatnews – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Sumenep terus berupaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya dalam pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU), meski dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia.

Saat ini, Perkimhub Sumenep bertanggung jawab atas sekitar 8.000 titik lampu PJU yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan. Namun, jumlah petugas yang tersedia masih jauh dari kata ideal. Di wilayah daratan, hanya terdapat 6 orang petugas, sementara di wilayah kepulauan Kangean hanya 4 orang yang bertugas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perkimhub Sumenep melalui Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan Transportasi (Prakes), Imam Afif Rusidy, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan layanan maksimal kepada masyarakat.

“Dengan jumlah titik PJU yang mencapai sekitar 8.000, tentu dibutuhkan tenaga yang lebih banyak agar penanganan bisa lebih cepat dan merata,” ujar Imam Afif Rusidy. Senin(20/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa secara ideal, setiap kecamatan setidaknya memiliki dua petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaan PJU sekaligus menerima dan menindaklanjuti aduan masyarakat.

“Kalau mengacu pada kebutuhan ideal, minimal dua orang per kecamatan. Mereka tidak hanya melakukan pemeliharaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam merespons laporan masyarakat terkait lampu jalan yang padam,” jelasnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab dengan panggilan Pak Apex tersebut mengungkapkan bahwa hingga saat ini, penanganan PJU di wilayah kepulauan masih sangat terbatas. Petugas khusus baru tersedia di wilayah Kangean, sementara kepulauan lainnya masih belum memiliki tenaga khusus yang menangani PJU.

“Untuk wilayah kepulauan lain, saat ini memang belum ada petugas khusus yang menangani PJU. Ini menjadi salah satu kendala kami dalam memastikan pelayanan bisa merata hingga ke seluruh wilayah,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa seluruh petugas yang ada tetap bekerja secara maksimal di lapangan. Mereka harus membagi waktu dan wilayah kerja yang cukup luas, termasuk menjangkau daerah dengan kondisi geografis yang menantang.

“Teman-teman di lapangan tetap berjibaku memberikan pelayanan terbaik, meskipun dengan keterbatasan yang ada,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, Perkimhub terus berupaya melakukan evaluasi dan penguatan sistem pelayanan, termasuk membuka akses pengaduan masyarakat agar perbaikan PJU dapat dilakukan lebih cepat.

“Kami terus berbenah, baik dari sisi pelayanan maupun sistem pengaduan. Harapannya, meskipun dengan keterbatasan personel, masyarakat tetap merasakan kehadiran pemerintah dalam memberikan penerangan jalan yang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Dengan berbagai keterbatasan tersebut, Perkimhub Sumenep tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

 

Tinggalkan Balasan