Tak Berkategori  

Dicari! Wanita Cantik Asal Dungkek Sumenep 13 Hari Menghilang Dari Rumah

Dicari! Wanita Cantik Asal Dungkek Sumenep 13 Hari Menghilang Dari Rumah
Heniyatun [foto/dok.keluarga]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Berdasarkan surat keterangan orang meninggalkan rumah yang dikeluarkan Kepolisian Sektor (Polsek) Dungkek Resor Sumenep nomor; SKOH/1VII/TUK.7.2.1/Polsek, atas laporan haji Jufri warga dusun Buraja desa Lapa Laok, kecamatan Dungkek kabupaten Sumenep. Bahwa kejadian anaknya (Heniyatun) hilang atau meninggalkan rumah sejak hari Rabu tanggal 28 Juli 2021, sekira pukul 16.00 Wib.

Adapun identitas orang hilang tersebut sebagai berikut; Heniyatun, lahir 10 Juli 1992, jenis kelamin perempuan, warna kulit putih, pekerjaan mahasiswa, agama Islam, alamat dusun Buraja desa Lapa Laok, kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Baca Juga : Ketua Banggar Ungkap Enam Tantangan Hadapi Ekonomi ke Depan

Sedangkan ciri – ciri dan keterangan lainnya; Memakai baju gamis warna coklat, jaket coklat kemerahan, kerudung warna hitam, menggunakan tas selempang kecil warna pink. Menaiki sepeda motor scoopy warna hitam coklat, tahun 2015 dengan Nomor Polisi M 3608 XV.

“Diduga saat ini ada di wilayah Sumenep – Pamekasan. Apabila menemukan orang dengan ciri – ciri dan identitas tersebur, agar menghubungi kantor Polisi terdekat dan atau menghubungi keluarga dengan nomor telepon 081906665509,” terang AIPTU Wafik Dwi Y, anggota Polsek Dungkek Resor Sumenep selaku penerima laporan. Senin (9/8/2021).

Dicari! Wanita Cantik Asal Dungkek Sumenep 13 Hari Menghilang Dari Rumah
H. Jufri [foto/ayah Heniyatun]
Haji Jufri, Orang tua dari Heniyatun, kepada media DapurrakyatNews.com mengatakan, setelah dua belas (12) hari masa pencarian anaknya (Heniyatun) yang hilang atau meninggalkan rumah sejak hari Rabu sore tanggal 28 Juli 2021, hingga hari ini (9/8) belum juga ditemukan.

Baca Juga : Tokoh Pemuda Sapudi : BBM Mahal Karena Warga Tak Membeli di APMS

“Awal kajadian, pada hari rabu tanggal 28 Juli 2021, sekira jam 4 sore, anak saya pamit mau beli rujak dengan mengendarai sepeda motor scoopy warna hitam coklat tahun 2015 dengan nomor polisi M 3608 XV,” tutur haji Jufri.

Lebih lanjut haji Jufri menuturkan, pada saat itu dirinya ditelfon keponakannya bahwa Heniyatun terlihat mencurigakan akan menghilang dari rumah.

“Jadi, berdasarkan kecurigaan itu, saudara – saudara saya melakukan pengejaran dan pencarian. Namun sampai saat ini anak saya itu tidak ditemukan,” jelasnya.

Baca Juga : Mahasiswa Farmasi Muhammadiyah Temukan Permen Anti Corona

Haji Jufri mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan pencarian hingga ke kecamatan Bluto dan Pragaan. Karena berdasarkan pantauan bacaan GPS (Global Positioning System) terakhir terbaca disana, khususnya di desa Sangra Bluto dan Kandangan Tengah Pragaan.

“Jadi, saya langsung meluncur menemui beberapa kepala desa baik di Bluto dan kepala desa di Pragaan. Ketika berkomunikasi dengan beberapa kepala desa, kepala desa tersebut langsung menggerakkan perangkatnya untuk membantu melakukan pencarian. Selain itu saya mendatangi beberapa teman anak saya baik teman pondok dan teman kampusnya,” ujarnya.

Selanjutnya kata haji Jufri, setelah teman – teman anaknya mengupload di beberapa media sosial (Medsos), sempat ada komunikasi dengan salahsatu temannya di aplikasi Masanger.

Baca Juga : Pengelola Parkir RSUD dr. H. Moh. Anwar Keterlaluan?

“Anak saya sms di Medsos Masanger dengan temannya itu, anak saya itu bilang bahwa ‘Jangan disebarkan hilang begitu, karena dirinya baik-baik saja berada di rumah,’ padahal sebenarnya sampai hari ini (12 hari) kami terus melakukan pencarian, anak saya itu belum kembali ke rumah,” tukasnya.

Kami dari keluarga sangat berharap, anak kami (Heniyatun), secepatnya kembali pulang ke rumah. Dan kami mohon bantuannya apabila ada informasi keberadaan anak saya, agar menghubungi kami ataupun ke kantor Kepolisian terdekat. Dan kami akan segera melakukan penjemputan dimanapun dia berada atau ditemukan, harap haji Jufri.

 

Tinggalkan Balasan