SUMENEP, DapurRakyatNews – Perdebatan antara pengunjung Pasien dan pihak security (tenaga keamanan) RSUD Moh. Anwar Sumenep, Madura, menuai protes dari masyarakat.
Bersikap sopan dan memberikan salam apabila berjumpa dengan pelanggan atau tamu adalah termasuk salah satu peranan security dalam akreditasi Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), dimana pun bertugas.
Walau begitu kerap terjadi cek-cok diantara security dengan pengunjung rumah sakit, utamanya sering terjadi pada RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Keris.
Baca Juga : Derita Pasien Asal Kepulauan Penerima CSR Migas
Pada Sabtu (05/06) pagi, viral video seorang pemuda yang nampak bersitegang dengan security RSUD Moh. Anwar Sumenep, menjadi perbincangan di beberapa group WhatsApp warga Bumi Arya Wiraraja.
Diketahui pemuda yang terlibat perang urat syaraf dengan pihak security adalah seorang warga pulau Giliraja bernama Syaiful Anang.
Masih dalam kondisi kesal Syaiful Anang, memberikan keterangannya pada Dapur Rakyat News.
“Sejak hari Jum’at, keponakan saya rawat inap di RSUD Moh. Anwar, akibat sakit jantung. Karena hanya ditunggui orang tuanya, maka istri saya yang membantu kesana kemari mengurus keperluan Pasien.” Ujarnya (04/6).

“Pada malam harinya, istri saya mengantarkan hasil lab Pasien kepada petugas jaga di ruang rawat inap. Karena gerbang masuk RSUD (Moh. Anwar_red) ditutup, akhirnya istri saya masuk melalui ruangan IGD.” Lanjut Syaiful.
Baca Juga : KEI Realisasikan CSR SKK Migas, Bupati Tegaskan Harus Dinikmati Masyakarat
Kemudian Syaiful menuturkan bahwa, sekembali istrinya dari ruang rawat inap Pasien, tiba-tiba dihampiri security dan mempermasalahkan kehadirannya. Menurut Syaiful, istrinya sudah menjelaskan dengan baik-baik, tetapi pihak security malah balik mengancam akan mencoret pengunjung dari pihak keluarga Pasien.
Ternyata permasalahan tersebut berlanjut pada keesokan paginya, disaat Syaiful bersama istrinya bermaksud mengantarkan bekal makan untuk orang tua Pasien.
“Istri saya kembali dihadang oleh security dan langsung dibentak-bentak. Melihat hal seperti itu saya langsung menghampirinya dan menanyakan apa maksudnya? Kebetulan istri saya merekam kejadiannya.” Tukas Syaiful.
Video tersebut akhirnya tersebar dan menjadi perhatian masyarakat Sumenep. Nurahmat, yang aktif di Organisasi J.P.K.P Sumenep, ikut berkomentar atas kejadian dalam rekaman audiovisual itu.
“Apakah security itu sudah melakukan SOP sehingga melakukan tindakan seperti itu kepada keluarga Pasien. Apa tidak ada pendekatan yang lebih humanis ketimbang mengedepankan Ego.” Tuturnya.
Baca Juga : Alumni SMA 2 Situbondo Gelar Khitan Masal
Nurahmat juga meminta pihak RSUD Moh. Anwar, harus bertanggung jawab atas kejadian yang dialami keluarga Pasien. Termasuk atas perkataan security kepada istri Syaiful yang dinilai sangat tidak beretika.
Ketika Dapur Rakyat News mencoba meminta konfirmasi dari security yang terlibat adu mulut dengan Syaiful, yang belakangan diketahui bernama Inong, ternyata yang bersangkutan sudah ganti shift dengan rekannya yang lain.
“Inong sudah pulang mas, dan besok dia libur, kalau mau bertemu Senin saja.” Terang security RSUD Moh. Anwar yang tidak kami sebutkan namanya.
Saat ditanya, apakah Dapur Rakyat News bisa bertemu koordinator regu security RSUD Moh. Anwar, kembali jawaban bahwa tidak ada di tempat yang didapat.
Pihak Manajemen RSUD Moh. Anwar yang bertanggung jawab terhadap security yang bertugas, belum berhasil ditemui oleh awak media hingga berita ini ditayangkan.
Tidak sedikit Rumah Sakit yang ada saat ini menggunakan kata ‘keramahan’ sebagai motto pelayanan demi meningkatkan citranya, sehingga hal ini pun berlaku bagi security berparas sangar sekalipun.
Baca Juga : Lagi-Lagi…! RSUD Moh Anwar Sumenep Mengecewakan





Respon (2)