Tak Berkategori  

Nyai Wabup : Koperasi Bisa Menjadi Payung Penguat Bagi Keberlangsungan UMKM

Harkopnas
Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, saat memberikan hadiah bagi pemenang lomba melukis, dalam rangkaian acara Harkopnas

Sumenep, DapurRakyatNews – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sumenep, memperingati Harkopnas ke-74 dan menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-76. dengan mengadakan serangkaian kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, S.H., M.H., M.Pdi.

Harkopnas (Hari Koperasi Nasional) yang jatuh pada 12 Agustus, mengangkat tema Tantangan Pandemi dan Strategi Transformasi UMKM masa depan. yang mendorong UMKM agar terus beradaptasi dan bertransformasi meskipun di tengah pandemi yang berdampak signifikan bagi pelaku UMKM.

Agenda transformasi Kementerian Koperasi dan UKM adalah transformasi dari usaha informal menjadi formal, transformasi digital. transformasi UMKM masuk ke dalam rantai global dan ekspor, korporasi modern dan terdigitalisasi serta penciptaan wirausaha baru yang mapan, inovasi, berkelanjutan, dan menciptakan lapangan kerja.

Baca juga : Terima kasih Kepala UPP Sapeken, Kapal Perintis Akan Kembali Beroperasi

Menyikapi hal tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM Sumenep, memberdayakan kantor eks Kawedanan Bluto sebagai pusat kegiatan wirausahawan muda dan gerai produk UMKM Sumenep. Dalam acara itu juga diadakan lomba mewarnai untuk para siswa PAUD, yang diapresiasi oleh Nyai Wabup, sapaan karib Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah.

“Saya menyampaikan bahwa koperasi harus mendapatkan pembinaan berkala, agar keberadaannya memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat. Dengan adanya lomba mewarnai bagi siswa PAUD, menjadi sarana mengenalkan koperasi kepada anak sejak dini sangat baik,” terangnya.

Lebih lanjut Nyai Wabup berharap, bahwa koperasi bisa menjadi payung penguat bagi keberlangsungan UMKM. Karena menurut beliau, keduanya tidak bisa dipisahkan untuk mengembangkan potensi alam di Sumenep menjadi produk unggulan.

Baca juga : Dinsos Bingung Penerima BST Kepulauan Sumenep Menghilang

“Harapan saya dengan diresmikan pusat kegiatan wirausahawan ini menjadi pusat edukasi Koperasi dan pengembangan UMKM di Sumenep,” tegas Nyai Wabup.

Koperasi merupakan gerakan ekonomi kerakyatan dimana di dalamnya terdapat pemerataan kerja dan pembagian hasil, sehingga tidak ada lagi ketimpangan ekonomi yang terjadi.

Pendirian koperasi tentu tidak semata memudahkan dan mensejahterakan anggotanya, namun juga seluruh masyarakat turut merasakan kesejahteraan. Seperti apa yang menjadi tujuan dari pendiri Koperasi Indonesia, Bung Hatta yang mendapat julukan Bapak Koperasi Indonesia.

 

 

Tinggalkan Balasan