Terima kasih Kepala UPP Sapeken, Kapal Perintis Akan Kembali Beroperasi

Provinsi Jatim
Saikudin Kabid Laut & LLASDP Dishub Provinsi Jatim Edi Kuswanto Ka UPP Sapeken Rahmat Rahim Syahbandar UPP Masalembu

Surabaya, DapurRakyatNews – Kapal Perintis PT. Pelni dipastikan akan kembali beroperasi, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Pembahasan Usulan Pengoperasian Kapal Perintis. bertempat di Ruang Rapat Lt. 1 Bidang Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan Jawa Timur. kamis (12/82021)

Semenjak PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat, Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Hubla (Direktorat Jenderal Perhubungan Laut), mengeluarkan surat pada tanggal 14 Juli 2021. Dalam surat tersebut, Dirjen Hubla memutuskan untuk memberhentikan pengoperasian kapal perintis sementara waktu.

Baca juga : Remaja Masjid Al Amin Pamolokan, Lakukan Kerja Bakti

Praktis pergerakan Masyarakat Kepulauan Sapeken Dan Masalembu menjadi terhambat akibat keputusan tersebut. Namun setelah mencermati kondisi Kabupaten Sumenep yang telah memasuki level 2 PPKM, dan kebutuhan Masyarakat Kepulauan Sapeken akan kapal perintis.

Edi Kiswanto Kepala UPP (Unit Penyelenggara Pelabuhan) Sapeken pun melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Dirjen Hubla agar kapal perintis dapat melayani Masyarakat Kepulauan Sumenep kembali. Berdasarkan petunjuk dari Dirjen Hubla, Kepala UPP Sapeken berkirim surat kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jatim.No. UM.006/12/1/UPP.Spk-21 tanggal 5 Agustus 2021 perihal Permohonan Pengoperasian Kembali Trayek Kapal Perintis.

“Alhamdulillah surat permohonan kami direspon oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jatim. Mereka mengundang Kepala UPP Sapeken, Kepala UPP Masalembu dan Kepala Dinas Perhubungan Sumenep, hari ini (Kamis, 12/8). Dalam rangka Rapat Koordinasi Pembahasan Usulan Pengoperasian Kapal Perintis.” tuturnya.

Provinsi Jatim
Foto ; Istimewa

Dari rapat pembahasan tersebut disepakati hal-hal sebagai berikut ;

1. Pasokan barang/logistik masyarakat saat ini di Kepulauan Sapeken sudah menipis/terbatas, dimana pasokan barang logistik tersebut sangat bergantung. dengan Banyuwangi sehingga diharapkan kapal perintis R-15 dan R-17 dapat beroperasi Kembali;*

2. Pasokan barang/logistik masyarakat saat ini di Kepulauan Masalembu sudah menipis/terbatas, dimana pasokan barang logistik tersebut sangat bergantung dengan Kalianget dan Surabaya sehingga diharapkan kapal perintis R-15 dan R-17 dapat beroperasi Kembali;*

3. Kapal perintis merupakan alat transportasi utama dan satu-satunya untuk keperluan distribusi logistik maupun pergerakan masyarakat kepulauan Sapeken dan Masalembu;

4. Perlu adanya Surat Permohonan pengoperasian kembali kapal perintis di Jawa Timur dikarenakan kapal perintis merupakan akses satu-satunya masyarakat Kepulauan Madura dan kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumenep relatif membaik.

Baca juga : Dicari! Wanita Cantik Asal Dungkek Sumenep 13 Hari Menghilang Dari Rumah

“Hari ini akan dibuat surat permohonan dari Pemprov Jatim ke Dirjen Perhubungan Laut, mohon do’anya,” kata Edi.

Sementara itu, H. Jailani, Plt. Camat Sapeken yang dihubungi awak media, menyambut baik rencana pengoperasian kembali kapal perintis. Menurutnya hal itu akan sangat membantu mobilisasi masyarakat, utamanya dalam pemenuhan kebutuhan logistik harian.

“Saya apresiasi Kepala UPP Sapeken yang telah proaktif memperjuangkan kebutuhan Masyarakat Kepulauan Sumenep, khususnya Sapeken. Mengingat kapal perintis adalah satu-satunya pilihan transportasi Masyarakat Sapeken menuju ke Banyuwangi.” Tukasnya.

Angkutan transportasi laut menjadi hal yang krusial bagi Masyarakat Kepulauan Sumenep, karena kebutuhan logistik serta pergerakan Masyarakat sangat bergantung kepada ketersediaan sarana pengangkut tersebut.

Dengan beroperasinya kembali kapal perintis, tentu saja disambut gembira oleh Masyarakat Kepulauan Sumenep.
Beruntung bagi Masyarakat Kepulauan Sapeken, masih terbantu oleh kapal Sumekar 1 kepunyaan Pemkab Sumenep yang tetap beroperasi. Tetapi tidak demikian dengan Masyarakat Kepulauan Masalembu, yang seperti terisolasi dengan tidak beroperasinya kapal perintis.

 

 

Tinggalkan Balasan