Berita  

Ditolak Saat Mendaftar KPPS, PPS di Sampang Dilaporkan ke Bawaslu

KPPS
Holil dan FR menunjukkan bukti pelaporan di depan kantor Bawaslu Sampang

Dapurrakyatnews – Sebanyak 5 orang pendaftar rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Meteng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sampang, pada Sabtu (5/10/2024).

Kedatangan mereka ke kantor Bawaslu Sampang, guna melaporkan oknum Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat.

Salah satu pendaftar KPPS Holil menuturkan, ada sekitar 30 orang pendaftar yang berkeinginan menjadi KPPS.

Para pendaftar sudah berupaya melengkapi data seperti apa yang dipersyaratkan, dan menyerahkan berkas tersebut melalui salah satu anggota PPS setempat.

Tapi, setelah anggota PPS hendak menyerahkan berkas pendaftaran yang dititipkan kepadanya, Ketua PPS Meteng menolak dengan alasan yang tidak jelas dan hanya menyampaikan bahasa minta maaf saja.

Holil menduga, ada indikasi atau dugaan tidak sesuai prosedurt pada rekrutmen KPPS di desanya.

Padahal, kalau bicara pengalaman, para pendaftar tak perlu diragukan lagi, rata-rata mereka sudah pernah menjadi penyelenggara pada momen pemilu sebelumnya. Ada yang mantan PPK, PPS dan KPPS.

“Saya sangat kecewa. masalahnya saya dan teman-teman sudah melengkapi persyaratan yang ditentukan oleh KPU, tapi kenapa berkas kami ditolak sama Ketua PPS,” kesalnya penuh tanya, pada Sabtu (5/10/2024).

Holil berharap, Bawaslu segera menindaklanjuti laporan tersebut agar demokrasi bisa berjalan sesuai dengan prosedur dan PKPU yang berlaku.

“Yang pasti, kalau sudah dengan prosedur nantinya akan maksimal dan akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara staf Bawaslu Sampang penerima laporan Jufriyadi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima, untuk tindak lanjutnya tunggu pimpinan,” jelasnya.

Terpisah, Ketua PPS Desa Meteng Zaini membantah tudingan tersebut.

“Gak ada penolakan, saya tidak pernah menolak untuk pendaftaran untuk siapa saja, siapa yang mendaftar saya terima, dan itu ada mekanismenya,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan