Dapurrakyatnews – Lomba Intelligent Students Competition (ISCO) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep resmi memasuki babak final. Sebanyak empat tim terbaik dari empat sekolah dasar tampil bersaing dalam putaran puncak yang digelar di Gedung Ki Hadjar Dewantara, Kota Sumenep, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026).
Kompetisi yang diinisiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini dirancang untuk mengasah potensi akademik sekaligus mendorong kreativitas dan inovasi siswa. Para peserta diuji melalui berbagai materi pelajaran tingkat SD yang dikemas secara interaktif, menuntut kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan adaptif di era digital.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Mohamad Iksan, menegaskan bahwa ISCO merupakan bagian dari upaya membangun pendidikan yang inklusif berbasis inovasi dan kecerdasan digital.
“Pendidikan hari ini tidak cukup hanya menekankan aspek akademik. Kita ingin membentuk siswa yang kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujar Mohamad Iksan dalam sambutannya.
Ia berharap, ajang ISCO tidak sekadar melahirkan juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi unggul yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.
“Kami berharap ISCO Hardiknas 2026 tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga melahirkan bibit-bibit unggul yang bisa menginspirasi teman-temannya,” katanya.

Menurutnya, kompetisi ini juga menjadi agenda tahunan strategis untuk merevitalisasi semangat Hardiknas, dengan menekankan pembelajaran yang tidak hanya berbasis hafalan, tetapi juga mengedepankan nalar kritis dan kerja sama tim.
“Kami ingin membuktikan bahwa pendidikan, termasuk di daerah pelosok, mampu berkembang secara inklusif dan inovatif. Siswa kita harus menjadi ‘intelligent students’ yang siap membawa Sumenep, bahkan Madura, ke tingkat nasional,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Mohamad Iksan menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyinggung momentum peringatan Hardiknas yang jatuh pada 2 Mei sebagai pengingat pentingnya perjuangan Ki Hadjar Dewantara dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
“Semangat Hardiknas harus terus kita hidupkan. Dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, kita optimistis Sumenep akan semakin maju dan mampu bersaing di masa depan,” pungkasnya, sekaligus membuka secara resmi kegiatan ISCO Hardiknas 2026.
Berikut Sekolah Dasar yang lolos 4 besar adalah SDIT Al Wathoniyah, SDN Manding Laok I Kecamatan Manding, SDN Karang Tengah Kecamatan Gayam, SDN Guluk-Guluk I Kecamatan Guluk-Guluk, dengan babak penyisihan daring serentak dilaksanakan pada 18 April 2026 di sekolah masing-masing untuk menjaring siswa berpotensi.




