Berita  

Dinsos PPPA Sampang Bantu Alat Mobilitas Penyandang Disabilitas

Dinsos PPPA
Kepala Dinsos PPPA Sampang Edi Subinto menyerahkan kursi roda celebral palsy kepada Risky Hidayatullah (foto atas) dan tongkat tuna netra sensor kepada Nani (foto bawah) di Aula Dinsos PPPA setempat (Foto: Moh.Mansur/Dapurrakyatnews)

Dapurrakyatnews – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA)  menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas bagi penyandang disabilitas di Aula Kantor Dinsos PPPA Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Rabu (23/10/2024) siang.

Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Sampang, Edi Subinto, mengatakan, alat bantu mobilitas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah, dalam memberikan aksesibilitas bagi para penyandang disabilitas.

“Ini bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan mereka aksesibilitas. Prinsip kita adalah kesetaraan. Mereka harus diberikan ruang yang sama,” kata Edi.

Menurutnya, pemberian bantuan ini bukan sekedar belas kasihan semata. Namun, sebagai upaya mendorong penyandang disabilitas mempunyai semangat dan daya juang untuk dapat setara dengan yang lain.

Sebab, penyandang disabilitas juga punya asa, cita-cita, peluang, dan kesempatan yang sama, serta prestasi.

Pihaknya membagi 2 kategori disabilitas. Yakni, potensial dan non potensial.

Disabilitas non potensial hanya memenuhi kepentingan dan kebutuhan hidup saja.

Sementara disabilitas yang potensial masih bisa berusaha dan berupaya atau bisa diberdayakan.

Pihaknya mencatat, ada sebanyak 4 ribu lebih penyandang disabilitas se Kabupaten Sampang.

“Dari 44 alat bantu yang diusulkan ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, kita hanya dapat 24 alat bantu saja,” ungkapnya.

24 alat bantu tersebut ada 5 macam, yang terdiri dari:

1. Tongkat tuna netra sensor (2 unit)

2. Kursi roda celebral palcy. (11 unit)

3. Kursi roda multi guna (4 unit)

4. Kursi roda standar (3 unit)

5. Alat bantu dengar (4 unit).

“Semangat hidup untuk bisa sejajar dengan orang yang normal adalah yang kami harapkan. Kami juga berharap, bantuan ini terus bisa digunakan, bermanfaat, dan bisa membantu kemudahan mobilitas,” ujarnya.

Diakhir, Edi akan terus berupaya agar penyandang disabilitas potensial dan non potensial di Kabupaten Sampang, agar mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah, dalam rangka untuk memberikan peluang dan kesempatan yang sama, semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk keberlangsungan para disabilitas. Kedepan, kita kembangkan menjadi lebih baik,” tukasnya.

Sementara Penerima Bantuan (PB) Nani (70 thn) warga Jalan Mangkubumi, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang (menerima bantuan alat bantu mobilitas berupa tongkat tuna netra sensor) dan Risky Hidayatullah, asal Jalan Pahlawan, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, (menerima bantuan berupa kursi roda celebral palcy) mengucap terima kasih.

“Saya bersyukur atas bantuan ini, amat membantu kami, bahagia rasanya,” ucap keduanya berlinang air mata.

 

Tinggalkan Balasan