Berita  

Dibawah Kepemimpinan Joni Junaidi, Desa Sapeken sabet 2 Penghargaan Bergengsi

Sapeken
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep, saat sesi foto bersama kepala Desa penerima penghargaan.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Desa Sapeken, Kecamatan Sapeken, mendapatkan 2 penghargaan sekaligus. Penghargaan pertama diberikan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur, sebagai peringkat 1 Desa Prospektif Good Governance Pengelolaan Keuangan Desa Tahun 2023 di Wilayah Kabupaten Sumenep.

Sedangkan penghargaan ke 2 berupa Lencana Desa Mandiri diberikan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kepada Joni Junaidi sebagai kepala Desa Sapeken, atas komitmen dan Kerja Keras dalam Mewujudkan Desa Mandiri.

Ke 2 penghargaan itu sendiri diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada Joni Junaidi, dalam acara memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke XXI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 52 Kabupaten Sumenep, di Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep.

Ditemui seusai penyerahan penghargaan, Joni Junaidi, kepada dapurrakyatnews menyampaikan liat kiat bagaimana desanya bisa mendapatkan 2 penghargaan bergengsi.

“Di awal memimpin Desa Sapeken, kami memetakan beberapa permasalahan untuk kami jadikan skala prioritas,” kata Kades Sapeken.

Sapeken
Joni Junaidi bersama Camat Sapeken, sesaat menerima 2 penghargaan yang diserahkan oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Selain melakukan beberapa pembangunan di Desa, ada beberapa permasalahan yang telah kita petakan, sehingga pemerintah Desa dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan bentuk masalah dan solusinya.

“Seperti di bidang ekonomi, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, kami menggelar beberapa event yang tentu saja dengan melibatkan UMKM yang ada di desa kami dan yang pasti dengan event event yang kami lakukan, maka akan terjadi perputaran uang di masyarakat,” ujarnya.

Mungkin hal tersebut yang mungkin menjadi pembeda dengan desa yang lain. Selain itu, beberapa event yang digelar oleh Pemerintah Desa Sapeken, tidak mempergunakan anggaran dari Dana Desa.

“Kebanyakan dana kegiatan diambilkan dari dana pribadi dan dari sponsor atau pengusaha yang ada di desa kami,” ungkapnya.

Dengan diterimanya 2 penghargaan ini, tentu saja tidak akan membuat kami terbuai dan lupa diri. Namun dengan penghargaan ini akan memacu kami, untuk berbuat yang lebih baik lagi bagi masyarakat Desa Sapeken.

“Yang pasti penghargaan ini kami dedikasinya kepada seluruh masyarakat Desa Sapeken,” tutupnya.

Sementara itu Aminullah Camat Sapeken, memberikan Apresiasi kepada Desa Sapeken karena telah mendapatkan 2 penghargaan yang membanggakan.

“Pemerintah Kecamatan Sapekan, selaku pembina, tetap memberikan dorongan, di mana pengelolaan Dana Desa harus benar benar merujuk kepada regulasi yang ada,” harapnya.

Mulai dari perencanaan pengelolaan sampai pelaporan, bagaiman harus mangacu kepada peraturan per undang undangan yang ada.

Selain itu Camat Sapeken berharap, agar apa yang telah diterima oleh Desa Sapeken, akan menjadi penyemangat dan motivasi untuk mendapatkan penghargaan yang sama, atau bahkan bisa melebihi capaian oleh Desa Sapeken.

“Pemerintah Kecamatan Sapeken mendorong 2 Desa untuk menjadi Desa Mandiri, seperti Desa Pagerungan Besar dan Desa Pagerungan Kecil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan