Begini Cara Mengenali Rokok tanpa Cukai atau Rokok Ilegal

- Editorial Team

Minggu, 23 Oktober 2022 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zaenul Arifin, SE, MAP Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura. Foto : tangkapan layar akun youtube JTV rek

Zaenul Arifin, SE, MAP Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura. Foto : tangkapan layar akun youtube JTV rek

Dapurrakyatnews – Untuk memutus mata rantai peredaran rokok ilegal atau rokok tanpa cukai, Satuan Polisi Pamong Praja bersama Diskominfo Sumenep dan Bea Cukai Madura melakukan sosialisasi penegakan hukum, melalui media elektronik Jtv. Jumat (23/10/2022).

Menurut Zaenul Arifin, SE, MAP Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Madura, masyarakat akan sangat mudah untuk mengenali rokok ilegal.

“Salah satu cara mengetahui nya adalah, yang pertama, tidak ada pita cukai nya. Itu yang paling mudah dan bisa kita lihat dengan kasat mata,” kata Zainul Arifin dikutip dari akun youtube JTV rek

Baca juga : Menjual Rokok tanpa Cukai, Satpol PP lakukan Penegakan Hukum

Menurut nya begitu rokok tidak ada pita cukai nya baik, diatas atau di samping tidak ada pita cukai nya, dipastikan rokok ilegal. Kemudian ciri yang ke 2 adalah, rokok memakai pita cukai bekas yang ditempelkan lagi, yang ketiga adalah pita cukai palsu.

“Namun untuk pita cukai palsu, kemungkinan masyarakat agak susah, untuk membedakan pita cukai palsu. Namun untuk ini, modusnya sangat jarang sekali, karena ancaman hukuman nya paling berat jika mempergunakan pita cukai palsu. Kemudian pita cukai yang salah peruntukan nya, yang pertama salah nama pabrik maupun salah untuk jenis rokoknya,” tambahnya.

Baca Juga:  Perkimhub Sumenep Percepat Penanganan Rumah Tak Layak Huni, Pastikan Warga Tinggal Lebih Layak dan Aman

Jadi kalau kita lihat jenis rokoknya, karena jenis rokok ini ada 2 yaitu Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan Sigaret Kretek Mesin (SKM). Karena tarifnya berbeda, sering kali jadi modus rokok yang harusnya ditempel dengan SKM, namun ditempel dengan pita SKT yang tarifnya memang lebih murah.

“Itu modus modus pelanggaran yang ditemukan, pada rokok ilegal,” imbuhnya.

Baca Juga:  Program Pondok Dhuafa, Bukti Pemerintah Kabupaten Sumenep Hadir Bagi Para Lansia

Kemudian menurut pengamatan kami dilapangan, dampak pandemi (Covid19) yang begitu luar biasa ini, juga menjadi salah satu faktor yang mendorong masyarakat mulai beralih, yang dulunya menikmati rokok dengan melihat merk nya, tetapi ketika pandemi menerpa, kemudian masyarakat melihat yang penting bisa berasap.

“Kemudian beralihlah pilihan tersebut kepada rokok rokok ilegal, yang notabene harganya lebih murah, yang mendorong masih banyak ditemukan nya rokok ilegal, khususnya di kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru