Dapurrakyatnews – Paska pengeroyokan yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Minggu (17/11/2024) lalu, Polres Sampang menggelar deklarasi kesepakatan bersama dalam menciptakan Pilkada damai di Kabupaten di Kabupaten setempat.
Deklarasi dilaksanakan dilapangan apel belakang Mapolres Sampang, pada Senin (18/11/2024).
Acara dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si, Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Jatim Brigjen Pol. Rudy Tranggono, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie, Forkopimda Kabupaten Sampang, Ketua Ormas Islam Kabupaten Sampang, KPU dan Bawaslu Sampang, Kedua Paslon kontestan Pilkada Sampang 2024 berikut tim pemenangannya.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto berharap, kedua Paslon untuk menyampaikan kepada seluruh pendukungnya, bahwa peristiwa di Ketapang adalah kejadian yang terakhir.
“Kepolisian akan bekerja dan memastikan akan mencari siapa saja yang melakukan penganiayaan sampai meninggalnya Haji Jimmy,” ujar Imam Sugianto, Senin (18/11/2024).
Ditegaskan Imam, sapaan akrabnya, pihaknya akan mengerahkan personil pengamanan yang paling banyak dari pada kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur, demi mengamankan pentahapan Pilkada, khususnya tahap pungut, hitung dan rekapitulasi hasil penghitungan suara
Pihaknya sudah meminta personil BKO personil Brimob dari Mabes Polri, untuk mempertebal dan memperkuat pengamanan jalannya kontestasi Pilkada, khususnya tahap puncak pada tanggal 27 Nopember sampai tahap penghitungan suara.
“Apabila ada oknum-oknum yang akan melakukan pelanggaran hukum, Kepolisian akan menindak dengan tegas siapapun orangnya,” tegasnya.
Imam berharap, pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Sampang berjalan damai, tertib, dan kondusif.
Kepada kedua Paslon, tim pemenangan, simpatisan dan pendukung, serta masyarakat Sampang , Imam mengajak untuk ikut mengawal pelaksanaan Pilkada agar berjalan aman dan kondusif.
“TNI/Polri akan netral dan berada di posisi tengah-tengah selama pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024,” ujarnya.
Diakhir, dilakukan sesi penandatanganan deklarasi kesepakatan bersama, dalam menciptakan Pilkada Sampang 2024 yang aman dan damai oleh kedua Paslon yang disaksikan oleh Forkopimda, KPU, Bawaslu serta ketua Ormas Islam di Kabupaten Sampang.




