Berita  

Respons Cepat Pemkab Sumenep, Speedtrap dan Delineator Dipasang di Tikungan Rawan Ganding

Sumenep

Dapurrakyatnews, – Menyikapi tingginya angka kecelakaan di jalur menikung depan Koramil Ganding, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (Disperkimhub) langsung bergerak cepat.

Kepala Disperkimhub Sumenep, Yayak Nurwahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya mulai melakukan penanganan sejak hari ini dengan memasang garis kejut atau speedtrap dan delineator di lokasi rawan tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas yang berulang di kawasan tersebut.

“Kami sudah menerima laporan banyaknya kejadian kecelakaan lalu lintas di situ. Mangkanya kami gerak cepat. Hari ini dan besok pembuatan speedtrap di lokasi, kemudian dilanjutkan pemasangan delineator. Kamis kami targetkan pemasangannya sudah tuntas,” ujar Yayak, Selasa (15/7/2025).

Yayak menambahkan, pemasangan perlengkapan pengaman jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pengendara, terutama saat melintasi jalan menikung. “Dengan adanya rambu-rambu peringatan dan perlengkapan keselamatan jalan, semoga pengendara lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada Selasa pagi (15/7), sebuah kecelakaan tunggal kembali terjadi di titik tersebut. Sebuah mobil boks bernomor polisi W 9847 BG terguling usai mengalami selip saat melintasi tikungan.

Dalam rekaman CCTV, mobil tampak kehilangan kendali, berbalik arah 180 derajat sebelum akhirnya terbalik di sisi jalan.

Menurut warga setempat, Anwar, kejadian serupa sudah sering terjadi.

“Kondisi jalannya memang menikung. Kadang pengendara, terutama yang melaju dengan kecepatan tinggi, tidak bisa mengendalikan kendaraannya kemudian selip. Kejadiannya selalu di titik yang sama,” ujarnya.

Anwar mendesak Pemkab untuk segera memasang rambu tambahan dan perlengkapan pengaman lalu lintas.

“Sudah cukup banyak korban jatuh di situ. Saya pikir sudah seharusnya Pemkab bersikap. Jangan tunggu korban lebih banyak lagi,” tegasnya.

Dirangkum dari beberapa sumber, Pemasangan speedtrap bertujuan untuk memperlambat laju kendaraan, khususnya di area berisiko tinggi seperti tikungan tajam. Garis-garis kejut ini memicu getaran yang secara refleks mendorong pengemudi untuk mengurangi kecepatan.

Sementara itu, delineator atau patok jalan berfungsi sebagai penanda visual yang memandu arah laju kendaraan, terutama saat malam hari atau kondisi berkabut.

Kombinasi keduanya dapat memberikan peringatan dini bagi pengemudi agar lebih waspada, sehingga potensi kecelakaan akibat kehilangan kendali dapat diminimalkan.

 

Tinggalkan Balasan