Berita  

Polres Sumenep Ungkap Peningkatan Kasus dan Keberhasilan Penanganan Sepanjang 2025, Ini Kata AKBP Rivanda

Polres

Dapurrakyatnews – Kepolisian Resor (Polres) Sumenep mencatat lonjakan capaian kinerja signifikan pada tahun 2025. Dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., memaparkan data kinerja penegakan hukum, penanganan lalu lintas, operasi kepolisian, serta sejumlah penghargaan yang diraih institusinya.

Selama periode Januari hingga Desember 2025, Polres Sumenep menangani 70 kasus kriminal, naik dari 45 kasus pada tahun sebelumnya. Jumlah tersangka yang diamankan juga meningkat dari 68 orang pada 2024 menjadi 98 orang di 2025.

Dalam pengungkapan perkara narkotika, aparat berhasil menyita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 183,72 gram, 15 butir pil inex, serta 1.102 butir pil YY. Hal ini menunjukkan intensifikasi upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum Sumenep.

AKBP Rivanda, S.I.K. menyatakan bahwa peningkatan kinerja ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel di jajaran Polres Sumenep.

“Kinerja yang meningkat ini bukan sekadar angka statistik semata. Ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat. Penanganan kasus kriminal serta pemberantasan narkoba menjadi prioritas kami, karena kita tahu bahwa dampak negatif narkoba sangat luas dan merusak tatanan sosial keluarga hingga generasi muda,” kata Kapolres Sumenep. Senin (29/12/2025).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan masyarakat melalui informasi, serta sinergi bersama instansi penegak hukum lain.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa tugas ini tidak bisa dilakukan sendirian. Partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi sangat membantu proses pengungkapan perkara. Sinergi dengan instansi lain seperti Kejaksaan, Pengadilan, dan BNN juga memberi dampak positif terhadap efektivitas penanganan kasus,” lanjutnya.

Dalam aspek keselamatan lalu lintas, Polres Sumenep mencatat penurunan jumlah kejadian kecelakaan. Tahun 2025 mencatat 276 kejadian lalu lintas, turun sekitar 30,1 persen dibandingkan 395 kejadian pada 2024. Jumlah pelanggaran yang ditindak tilang juga berkurang, dari 4.826 menjadi 3.459.

Polres Sumenep juga melaksanakan operasi kepolisian berskala besar, termasuk Operasi Sikat Semeru 2025 yang digelar selama 12 hari sejak 22 Oktober hingga 2 November 2025, Operasi tersebut berhasil mengungkap 9 kasus, terdiri dari 6 kasus Target Operasi (TO) dan 3 kasus Non-TO, yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Sumenep dan jajarannya.

Selain prestasi di bidang penegakan hukum dan lalu lintas, institusi berlambang panah dan melati itu juga meraih penghargaan tingkat nasional. Beberapa penghargaan yang disematkan antara lain:

Penghargaan Pelayanan Prima,

Juara II Nasional Lomba Manajemen Media. Peringkat I Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi Tahun 2025 dan Penghargaan Terbaik Penurunan Angka Kecelakaan Lalu Lintas Triwulan III Tahun 2025.

Kapolres menegaskan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan. Karena menurutnya, penghargaan bukan tujuan akhir, tetapi indikator bahwa kami harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Di Tahun 2026, kami akan lebih menguatkan preventive policing, pendekatan keamanan berbasis lingkungan serta edukasi keselamatan lalu lintas di sekolah-sekolah,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan