Dapurrakyatnews – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang menggelar layanan Samsat Keliling (Samling) Sampang bagi masyarakat yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Alun-alun Kota Sampang, Jawa Timur, pada Jumat (14/11/2025) pagi.
Kasatlantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, SH, MM menjelaskan, Samling adalah merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pelayanan publik yang mudah dan cepat.
Selain itu, juga dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat, terutama di wilayah pedesaan atau yang jauh dari pusat kota agar tetap dapat menunaikan kewajiban dalam membayar pajak tanpa harus datang ke kantor Samsat induk
“Samsat Keliling ini digelar untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan pembayaran pajak, ” ujar Sigit.
Selain memperluas jangkauan, kehadiran Samling ini sekaligus merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Giat ini, juga menjadi sarana edukasi peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kendaraan dan taat pajak.
Baur STNK Satlantas Polres Sampang Aiptu Mashudi menambahkan, Samling juga terjadwal di beberapa kecamatan. Untuk hari Senin di Kecamatan Omben, Selasa di depan Monumen Trunojoyo Sampang, Rabu di Kecamatan Ketapang, Kamis di Kecamatan Sokobanah, Jumat kembali di Monumen Trunojoyo Sampang.
“Dengan adanya tambahan 1 mobil unit Samling ini, diharapkan kegiatan insidentil bisa di cover dan tidak hanya menggunakan 1 mobil,” tambahnya.

Menurutnya, program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membayar pajak.
Dimana hasilnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan di daerah.
Ada hal yang unik dan menarik saat gelaran Samling ini, yaitu setiap masyarakat yang membayar pajak melalui Samling saat itu mendapatkan souvenir berupa payung dan tumbler.
Kepala UPT Bapenda Provinsi Jawa Timur Sampang Totok Raharjo menjelaskan, selain untuk meningkatkan nilai kepatuhan pajak, inovasi ini untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang sudah tertib administrasi kendaraan.
“Nilai souvenir tidak seberapa, tapi ini adalah bentuk simbol kepedulian kami terhadap masyarakat. Dengan harapan, masyarakat lebih paham dan mengerti akan tertib administrasi kendaraan serta dapat mendorong masyarakat untuk lebih semangat dalam membayar pajak tepat waktu,” pungkasnya.




