Berita  

Penangan Insiden Laut di Sumenep, tongkang CPO Kandas Akibat Cuaca Buruk Segera dilaksanakan

Cuaca
Seluruh kru tongkang saat berada di Kantor KSOP Kalianget,, setelah dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget pada Kamis (22/1/2026),

Dapurrakyatnews – Sebuah tongkang bermuatan crude palm oil (CPO) sebanyak 3.000 metrik ton dilaporkan kandas di perairan Pulau Gili Iyang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, setelah terlepas dari tugboat penarik akibat cuaca buruk.

Tongkang bernama INDO OCEAN MARINE X yang ditarik tugboat TRANS PACIFIC 66 tersebut, sebelumnya berlayar dari Pelabuhan Satui menuju Pelabuhan Gresik. Namun, saat melintasi perairan Gili Iyang, kapal mengalami cuaca ekstrem sehingga tali penarik tongkang terpaksa dilepas demi keselamatan.

Akibatnya, tongkang tersebut larat ke arah Pulau Gili Iyang dan akhirnya kandas di atas karang di sekitar pantai pulau tersebut. Lebih mengkhawatirkan, tongkang diketahui mengalami kebocoran pada sisi lambung sebelah kiri, tepatnya di tangki nomor 7 dan 9.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, dalam laporannya menyebutkan bahwa hingga saat ini kebocoran tersebut belum dapat diatasi.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh kru tongkang telah dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget pada Kamis (22/1/2026), dan tiba sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi selamat.

Upaya penanganan sebelumnya masih terkendala cuaca buruk. Petugas belum dapat menuju lokasi kejadian baik menggunakan kapal patroli maupun perahu tradisional.

“Selain itu, nakhoda kapal belum dapat dimintai keterangan karena masih berada di atas tugboat yang saat ini kehabisan bahan bakar dan menunggu suplai BBM,”

Namun pihak KSOP telah berkoordinasi dengan pemilik kapal, yang menyatakan bahwa tim dari perusahaan sedang menuju Kalianget dengan membawa peralatan penanganan,” katanya

Ia juga menambahkan, bahwa penanganan akan segera dilakukan oleh pihak pemilik kapal dan besok (Sabtu) segera dilakukan penangan terhadap tumpahan CPO tersebut

“Selama proses penanganan tumpahan CPO oleh pihak pemilik dan juga akan dilakukan pengawasan oleh tim ksop kalianget dan kapal Patroli PLP Tanjung Perak,” tambahnya.

 

Tinggalkan Balasan