Dapurrakyatnews – Festival Jaran Serek kembali digelar dengan semarak di Kabupaten Sumenep, Madura. Tak sekadar perayaan budaya, festival ini menjadi ajang strategis untuk melestarikan warisan leluhur sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya bagi para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Jaran Serek merupakan warisan budaya leluhur masyarakat Kabupaten Sumenep yang harus terus dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda, agar tidak punah ditelan zaman,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat membuka festival di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.
Menurut Bupati, pelestarian budaya lokal tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, namun juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, terutama para pecinta seni tradisional.
Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisatawan, yang pada akhirnya mendukung pembangunan sektor pariwisata yang berkelanjutan.
Festival Jaran Serek tahun ini menyuguhkan beragam atraksi budaya seperti tarian tradisional, musik tongtong, dan saronen. Tidak hanya menjadi hiburan, festival ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat, sekaligus mengangkat potensi ekonomi lokal melalui keikutsertaan para pelaku usaha kreatif.
“Kami ingin Festival Jaran Serek tidak berhenti sebagai tontonan tahunan semata, tetapi menjadi momentum kolektif untuk menjaga dan mengembangkan tradisi. Di sisi lain, ini juga membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat,” tambah Bupati.
Menariknya, jumlah peserta meningkat dari 60 menjadi 75 ekor kuda yang ikut memeriahkan festival, menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sumenep pun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan budaya dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan pelaku UMKM demi keberlanjutan budaya dan kesejahteraan rakyat.
Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Forkopimda Sumenep, Sekretaris Daerah beserta asisten Sekda, kepala OPD dan ribuan masyarakat yang tampak antusias untuk melihat penampilan Jaran Serek.




