Berita  

Bupati Resmikan Gedung Baru DPRD Sumenep yang Direncanakan Sejak Dirinya Menjabat sebagai Wakil Bupati

DPRD
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menandatangani prasasti peresmian gedung DPRD dengan didampingi oleh seluruh pimpinan DPRD Sumenep.

Dapurrakyatnews – Bupati Sumenep secara resmi meresmikan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep di Desa Geduangan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kamis (2/1/2025).

Peresmian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sejalan dengan visi pelayanan Bupati Sumenep, “Bismillah Melayani.”

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Eri Susanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru DPRD ini telah melewati proses panjang sejak tahap perencanaan pada November 2022.

“Proses pembangunan fisik dimulai pada 21 Agustus 2023, setelah sebelumnya dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Sumenep,” katanya.

Eri menjelaskan bahwa pembangunan ini memakan waktu 420 hari kalender dengan anggaran sebesar Rp100.093.693.513,75. PT PP Urban dipercaya sebagai pelaksana proyek tersebut.

“Alhamdulillah, pada awal November 2024, pembangunan gedung DPRD dapat diselesaikan dengan baik. Kami berharap gedung ini mampu mendukung kinerja anggota DPRD dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Gedung DPRD yang baru ini terdiri dari enam bangunan terintegrasi, termasuk satu gedung utama dengan empat lantai. Lantai pertama memiliki fasilitas seperti ruang tunggu, lobi utama, ruang pelayanan, ruang ketua DPRD, dan mushola. Lantai kedua dan ketiga dilengkapi 46 ruang kerja untuk anggota DPRD, ruang rapat, dan toilet yang ramah difabel. Sementara lantai keempat difungsikan sebagai ruang sidang paripurna, ruang operator, pantry, dan smoking area.

“Setiap anggota DPRD akan menempati ruang kerjanya masing-masing, yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan kerja,” jelas Eri.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan gedung ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah direncanakan sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati.

“Pembangunan gedung DPRD ini sudah direncanakan sejak saya masih menjadi Wakil Bupati Sumenep. Prosesnya panjang, namun alhamdulillah, tahun ini gedung tersebut akhirnya selesai dan bisa ditempati oleh seluruh anggota DPRD,” ujar Fauzi.

Menurut Bupati, pembangunan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Fauzi menekankan bahwa seluruh desain dan konsep pembangunan sepenuhnya diserahkan kepada anggota DPRD.

“Seluruh desain, keinginan, dan harapan mengenai bentuk gedung ini saya serahkan sepenuhnya kepada DPRD. Mereka yang akan menempati, jadi saya ingin gedung ini sesuai dengan kebutuhan mereka. Saya tidak ikut campur dalam desainnya,” tambahnya.

Fauzi juga mengenang bahwa selama hidupnya di Sumenep, gedung DPRD tidak pernah mengalami perpindahan, berbeda dengan Kantor Bupati yang tetap berada di lokasi yang sama.

“Semenjak saya lahir di Sumenep hingga usia saya 44 tahun ini, gedung DPRD tak pernah berpindah. Tapi Kantor Bupati tetap di tempatnya sampai sekarang. Mungkin setelah ini yang perlu dipikirkan adalah kantor bupati yang baru,” candanya disambut tawa hadirin.

Peresmian gedung baru ini juga sempat mengalami beberapa kali penundaan karena menyesuaikan dengan keinginan anggota DPRD.q

“Peresmiannya sempat tiga kali berganti tanggal. Saya ikuti saja keinginan teman-teman DPRD. Yang penting, peresmian ini tetap dilaksanakan di tahun 2025, bukan 2026,” jelas Fauzi.

Bupati berharap dengan adanya gedung baru ini, kinerja DPRD semakin optimal dan komunikasi dengan pemerintah daerah terus terjalin dengan baik. Fauzi menutup sambutannya dengan harapan besar terhadap kelengkapan interior dan sarana penunjang di dalam gedung.

“Masih ada yang harus dilengkapi, terutama interior. Itu menjadi tugas teman-teman DPRD untuk mempercepatnya agar gedung ini sempurna,” pungkasnya.

Acara peresmian diakhiri dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Fauzi, yang kemudian diikuti dengan peninjauan ke dalam gedung DPRD baru tersebut.

 

Tinggalkan Balasan