Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terus memperkuat infrastruktur di wilayah kepulauan. Salah satunya dengan membangun jembatan penghubung di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Proyek pembangunan jembatan yang berlokasi di Desa Kalowang tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp802.001.000. Pekerjaan telah dimulai sejak 17 Maret 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 180 hari kalender, dengan pelaksana kegiatan dari CV Widuri Karya.
Tak hanya pembangunan jembatan, Pemkab Sumenep juga melakukan perbaikan sejumlah gorong-gorong yang mengalami kerusakan di sepanjang ruas jalan wilayah Kepulauan Sapudi. Perbaikan tersebut dilakukan melalui anggaran pemeliharaan rutin guna menjaga kelancaran akses transportasi masyarakat.
Kepala Dinas PUTR Sumenep melalui Kepala Bidang Bina Marga, Salamet Supriyadi, menjelaskan, hingga saat ini sebanyak lima gorong-gorong telah selesai diperbaiki. Sementara itu, dua unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Untuk gorong-gorong yang rusak, kami lakukan perbaikan melalui anggaran pemeliharaan rutin,” ujarnya. Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, kerusakan gorong-gorong di wilayah Sapudi salah satunya disebabkan oleh tonase angkutan yang melintas telah melebihi kapasitas kekuatan konstruksi yang ada. Selain itu, sebagian besar gorong-gorong tersebut merupakan infrastruktur lama yang memang sudah membutuhkan peningkatan kualitas.
“Gorong-gorong yang jebol merupakan peninggalan lama, sehingga perlu dilakukan peningkatan atau upgrade agar lebih kuat dan tahan terhadap beban kendaraan,” jelasnya.
Pemerintah daerah berharap pembangunan jembatan dan perbaikan gorong-gorong ini dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kepulauan Sapudi.
“Kami berharap seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat dipelihara dengan baik oleh masyarakat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.




