Berita  

Jambore dan Wisuda Kader Posyandu 2024, Pj. Bupati Sampang Beri Penghargaan dan Apresiasi

Kader Posyandu
Pj. Bupati Sampang Rudi Arifiyanto menyerahkan penghargaan kecakapan kepada salah satu Wisuda Kader Posyandu Terbaik di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang.

Dapurrakyatnews – Pemkab Sampang melalui Dinkes KB Sampang, Jawa Timur, menggelar Jambore dan melakukan wisuda terhadap para Kader Posyandu, yang sudah dinyatakan lulus 25 Uji Kompetensi Dasar Kader Posyandu di Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kamis (3/10/2024).

Turut hadir, Kepala Dinkes Provinsi Jawa Timur, Ketua DWP, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Puskesmas, Pegiat dan 44 Calon Wisuda Kader Posyandu.

Mengawali acara, ditampilkan Tari Kreasi Baru dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sampang untuk rating timur yaitu dari Puskesmas Camplong, Tanjung, Banyuanyar, Omben dan Jrengoan, dengan tema Cegah Stunting di Kabupaten Sampang.

Kepala Dinkes KB Sampang dr. Abdullah Najich mengatakan, Acara didasari oleh PP Nomor 72 Tahun 2022 tentang percepatan stunting, lalu Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, kemudian Perbup Sampang Nomor 22 Tahun 2024 tentang Pokjanal Posyandu Tingkat Kabupaten dan Kecamatan, serta DPA Dinkes KB Sampang.

“Tujuan kegiatan adalah sebagai reward dan apresiasi terhadap para kader, yang sudah memiliki 25 kompetensi dasar dan juga para kader yang siap, untuk mengikuti uji kompetensi tersebut,” terang Najich, Kamis (3/10/2024).

Tujuan khususnya, lanjut Najich, untuk meningkatkan kebersamaan. Sebab, dengan adanya jambore, semua kader dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sampang bisa berkumpul dan berbaur, serta saling mengasah ilmu melalui lomba kader yang ada.

“Peserta Jambore Kader Posyandu ada 154 orang yang berasal dari 14 Kecamatan, sedangkan yang lulus 25 uji kompetensi sebanyak 44 orang, dan itu melalui fase yang panjang,” ungkapnya.

Najich membeberkan, di Kabupaten sampang ada 4.206 orang Kader Posyandu. Sementara yang sudah dilatih sebanyak 3.423 orang.

Uji kompetensi ini dilakukan karena menjadi suatu persyaratan, mengingat semua fasilitas kesehatan di Sampang sudah menerapkan Integritas Layanan Publik (ILP), dengan syarat Kader Posyandu harus bisa dan lulus 25 uji kompetensi tersebut.

Sementara pihaknya sudah melatih dan menguji 45 Kader Posyandu di tahap awal, meskipun ada juga yang tidak lulus.

“Dari 45 Kader yang kita uji dan latih ini masih ada 20 orang yang tidak lulus pada tahap awal. Tapi itu tidak ada masalah, kita lakukan lagi pembinaan dan kita remidi, dan akhirnya tinggal satu yang belum lulus, namun nanti kita sandingkan lagi,” tuturnya.

Dalam melatih dan menguji para kader, pihaknya juga di bantu oleh Non Governmental Organization (NGO) atau organisasi non pemerintah.

“Dengan Posyandu, mari kita cegah stunting. Wujudkan anak yang cerdas dan berprestasi di Kabupaten Sampang,” ajaknya.

Sementara Pj.Bupati Sampang Rudi Arifiyanto memberikan ucapan selamat kepada 44 kader yang memiliki 25 uji kompetensi dasar Posyandu.

“Ada tanggungjawab yang harus terpatri dalam hati sanubari para kader Posyandu, sehingga tidak muncul anak yang mengalami stunting, tidak cerdas, dan tidak memiliki peluang yang lebih,” ujar Rudi Arifiyanto.

Kepada para Kader Posyandu yang sudah di wisuda saat itu, pihaknya berharap, mereka punya keinginan dan rasa memotivasi diri sendiri karena hal ini adalah pekerjaan yang penuh dengan pengabdian, dan bukan karena banyaknya insentif yang diterima.

Dengan kemampuan dan keahlian yang ada dan di dapat, mereka bisa menerapkan ilmunya dan bisa membuat lingkungan sekitarnya, untuk di dorong agar anak anak atau generasi masa depan itu bisa tergerak dan mampu di pantau pertumbuhannya.

Terciptanya inisiasi kegiatan dan jejaring, semisal dengan membentuk Relawan Posyandu.

Ditambahkan Rudi, biasa disapa, pengawalan di Posyandu itu perlu memahami, menjaga, dan memonitor anak-anak, dan itu tidak cukup dengan hanya pemberian asupan gizi saja.

“Saya titip, generasi penerus ini harus punya wadah fit dan sehat yang berkontribusi terhadap kecerdasan,  punya peran dan andil besar dalam prestasi utamanya dibidang olahraga,” pesannya.

Menurutnya, dengan badan yang sehat, maka akan muncul jiwa yng kuat, di jiwa yang kuat akan terwujud mental yang kuat dan akan memunculkan penerus dan agen pembangunan di Sampang. dan itu yang akan dikawal oleh kader posyandu yang dilantik kali ini.

“Selamat mengikuti kegiatan Jambore, semoga membawa manfaat dan menjadi motivasi untuk memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Sampang,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan