Home / Tak Berkategori

KH. Afifuddin Muhajir, Perspektif Santri Jalang

- Editorial Team

Jumat, 21 Mei 2021 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapur Rakyat News – KH. Afifuddin Muhajir lahir pada tanggal 20 Mei 1955, di Jerengoan Sampang Madura Jawa Timur. Beliau merupakan putra dari pasangan KH. Muhajir dan Nyai Zuhriyah. Beliau dikenal juga sebagai keturunan Bani Ahmad, tokoh Jerengoan Sampang Madura.

Dan kini bertepatan dengan tanggal 20 Mei 2021 merupakan hari kelahiran Beliau yang kini sudah menginjak umur yang ke 66 tahun, secara pribadi Al-faqir untaikan doa teruntuk maha guru tercinta KH. Afifuddin Muhajir “Mubarok Alfa Mubarok, Barakallahu Fi Umrik”.

Semoga Beliau diberikan kesehatan lahir dan batin, keberkahan dalam menjalani kehidupan khidmah baik di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo, Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dan teruntuk umat secara umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada momentum kelahiran beliau yang telah memasuki umur yang ke 66 tahun, Al-faqir (Santri Jalang) akan menulis seuntai kata dalam perspektif Al-Faqir tentang sosok KH. Afifuddin Muhajir.

Dalam perspektif saya pribadi mulai semenjak mondok di Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo mulai tahun 2012 hingga tahun 2020, Beliau merupakan sosok Kyai yang istimewa dan unik dan punya wawasan luas dalam pemikiran fikih keislaman, kebangsaan yang dapat mengokohkan pilar kebinnekaan bangsa yang pluralistik seperti Indonesia yang berasaskan Pancasila.

Baca Juga:  Lebaran di Sumenep Ternodai Oleh Enam ODP

Analisis pemikiran Kyai Afif (Sebutan akrab KH. Afifuddin Muhajir) bersumber dari khazanah keilmuan klasik pesantren karena dalam perspektif saya pribadi beliau merupakan pendekar tradisi keilmuan pesantren yang dikenal dengan kitab kuning.

Beliau pakar Nahwu, Sharaf, Fikih, Ushul Fikih, dan lain-lain, sehingga saya pribadi menyebutnya Beliau sosok Kyai yang istimewa dan unik. Istimewa dan unik inilah yang membedakan sosok Kyai Afif dengan para Kyai yang lain dengan karakteristiknya yang sudah terintegritas dalam kehidupan beliau, baik dalam berucap dan bertindak dalam segala dimensi kehidupannya.

KH. Afifuddin Muhajir adalah sosok kyai yang berpenampilan sederhana, suaranya lembut dan terkesan hemat bicara, Intonasinya datar, Pembawaan dirinya tak mengecoh orang untuk segera memperhatikannya.

Namun, ketika ia tampil sebagai pembicara di forum-forum seminar, audiens tak bisa mengabaikannya, karena beliau selalu tampil dengan Power Full dan penguasaan materi yang sangat beliau kuasai baik penggunakan dalil Naqli ataupun Aqli. Karena beliau sering Mengolaborasikan keduanya agar memberikan pemahaman yang mendalam kepada para pendengar.

Baca Juga:  Ayo Mondok!!!... Pesantrenku Keren

Keistimewaan serta keunikan Kyai Afif, ketika mengisi pengajian kitab-kitab klasik di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo cara penerjemahan beliau langsung muda dicerna dan dipahami oleh santri tanpa harus menjelaskan ulang, karena penggunaan bahasanya yang sederha dan tepat sehingga tidak butuh penjelasan lebih mendalam.

Selain itu, keistimewaan dan keunikan Kyai Afif, disamping memahami secara mendalam keilmuan keagamaan, beliau juga memahami secara mendalam konsep-konsep kenegaraan yang selalu beliau kolaborasikan dengan kajian-kajian Fiqh-Ushul Fiqh yang merupakan gelar kehormatan beliau sebagai Pendekar Fiqh-Ushul Fiqh.

Secara latarbelakang pendidikan, Kyai Afif asli produk Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, karena dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah hingga ke jenjang Sarjana (S1) beliau menempuh di Pondok Pesantren tersebut, dibawah asuhan KHR. As’ad Syamsul Arifin.

Kemudian beliau melanjutkan pendidikan Magister (S2) di Universitas Islam Malang (UNISMA) dan pada tahun 2020 yang lalu, beliau mendapatkan kehormatan Doktor Honoris Causa di Fakultas Syari’ah dan Hukum Universitas Negeri Walisongo Semarang.

Al-faqir juga pernah sesekali dalam satu panggung kehormatan dengan Kyai Afif, ketika beliau Bedah Buku karyanya yang berjudul “Nalar Islam Moderat”, dan secara kebetulan Al-faqir dipercayai oleh panitia pelaksananya menjadi Moderator yang bertempat di Auditorium KHR. As’ad Syamsul Arifin.

Baca Juga:  Teruslah Terang, Jangan Pernah Gelap

Dalam penyampaiannya beliau menggunakan nada yang datar namun isi dan materinya begitu secara gamblang dapat dipahami oleh Al-faqir secara pribadi dan peserta secara umum, karena pada teks pembahasan yang mengkolaborasikan perspektif secara Naqli dan juga secara Aqli.

Pada hari yang istimewa teruntuk Kyai Afif ini, secara mendalam Al-faqir berharap dan berdoa semoga Beliau dipanjangkan umurnya dengan umur yang barokah. Karena para santri dan alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah masih kering kerontang dan haus akan petuah-petuah serta kalam-kalam hikmah dari beliau.

Bahkan bukan hanya kami, akan tetapi Warga Nahdliyyin dan Umat Islam secara umum yang masih sangat membutuhkan sumbangsih pemikiran brilian dari Kyai Afif. Akuilah Al-faqir sebagai Santrimu baik di Dunia ataupun kelak di akhirat Kyai!

Baca Juga : UPP Kelas III Sapudi Laksanakan Program GeNose Untuk Santri Salafiyah Syafi’iyah

Penulis : Mawardi Ms

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Mertua di Tambelangan
‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini
Air Mata Haru Nenek Fatimah Sambut Bansos Jumat Berkah Satlantas Polres Sampang
Imam Hasyim Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Sumenep, Berikut Nama-namanya
Forsekdesi Sumenep Tebar Kepedulian, Wabup Imam Hasyim Bicara Keberkahan
Bupati Sumenep Tekankan Kualitas dan Keberimbangan dalam Karya Jurnalistik
Pemkab Sumenep dan Blitar Buka Ruang Kolaborasi di Sektor Pertanian hingga Kelautan
Bupati: Ritual Tatorbangan Desa Torbang, Upaya Merawat Warisan Leluhur Ditengah Perubahan Zaman

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:22 WIB

Polres Sampang Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Mertua di Tambelangan

Senin, 21 September 2026 - 12:55 WIB

‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini

Jumat, 18 September 2026 - 20:05 WIB

Air Mata Haru Nenek Fatimah Sambut Bansos Jumat Berkah Satlantas Polres Sampang

Jumat, 18 September 2026 - 10:51 WIB

Imam Hasyim Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Sumenep, Berikut Nama-namanya

Kamis, 17 September 2026 - 19:40 WIB

Forsekdesi Sumenep Tebar Kepedulian, Wabup Imam Hasyim Bicara Keberkahan

Berita Terbaru