Dapurrakyatnews – Enam Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sumenep, menerima penghargaan prestisius dalam ajang Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Award 2025, yang digelar di Pendopo Keraton Sumenep, Rabu malam (28/5/2025).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi nyata para pemangku kebijakan dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik yang berdampak luas di masyarakat.
Berikut adalah enam penghargaan yang diraih oleh lima OPD tersebut:
1. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)
Kepala Bappeda, Arif Firmanto, dinobatkan sebagai *Tokoh Pionir Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Data 2025*, berkat keberhasilannya mendorong perencanaan pembangunan yang terukur dan berbasis evidence.
2. Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar)
Kepala Disbudporapar meraih penghargaan sebagai *Tokoh Penggerak Pariwisata dan Budaya Daerah*, atas dedikasinya dalam melestarikan budaya lokal dan mempromosikan pariwisata Sumenep hingga tingkat nasional.
3. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)
Kepala DKPP, Chainur Rasyid, mendapat predikat *Tokoh Transformasi Pertanian Modern Berbasis Teknologi*. Ia dinilai berhasil menginisiasi penerapan pertanian presisi dan digitalisasi sistem pertanian bagi petani lokal.
4. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB)
Kepala Dinkes P2KB, drg. Ellya Fardasah, menerima penghargaan untuk kategori *Pelayanan Publik Terinovatif di Bidang Kesehatan*, melalui program digitalisasi layanan kesehatan yang menjangkau hingga pelosok desa.
5. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol)
Kepala Bakesbangpol dinobatkan sebagai *Penggerak Harmonisasi Politik Lokal*, berkat kontribusinya menjaga stabilitas sosial-politik dalam masyarakat multikultural Sumenep.
6. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)
Kepala DPMD menerima penghargaan sebagai *Tokoh Pendorong Kemandirian Desa dan Inovasi BUMDesa*, atas komitmennya mendampingi pertumbuhan BUMDesa yang kompetitif dan berdaya saing.
Ketua SMSI Sumenep, Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan setelah melalui proses kurasi dan penilaian ketat terhadap program-program OPD yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kami melihat adanya konsistensi serta dampak positif dari program kerja kelima OPD ini. Mereka tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata di lapangan,” ujar Wahyudi.
Sementara itu, Chainur Rasyid, Kepala DKPP, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menganggap pencapaian tersebut sebagai penyemangat untuk terus berinovasi di sektor pertanian.
“Penghargaan ini adalah bentuk kepercayaan publik terhadap kerja keras kami. Transformasi digital di sektor pertanian masih panjang, tapi kami optimistis bisa mewujudkan pertanian modern dan efisien,” ungkapnya.
Senada, drg. Ellya Fardasah juga menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraihnya. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan layanan kesehatan.
“Kami akan terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah terpencil,” ujarnya.
Acara penghargaan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda se-Madura, Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, anggota DPD RI Lia Istifhama, serta sejumlah pejabat OPD, camat, kepala desa, dan tokoh media penerima SMSI Award.
Ajang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan




