Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab mengunggah video pengakuan terduga teroris Husein Hasny sebagai anggota FPI

Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab mengunggah video pengakuan terduga teroris Husein Hasny sebagai anggota FPI
Photo: Ketua Cyber Indonesia Husin Shihab (dok. Pribadi)

DapurRakyatNews – Dalam cuitan yang dibagikan di akun Twitter pribadinya @HusinShihab ia menilai bahwa munculnya orang-orang seperti Husein Hasny ini adalah hasil dari pemahaman radikal yang dibiarkan terus berkembang. Sabtu (03/04/2021)

“Ini hasil paham radikal yang terus dibiarkan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, para terduga teroris ini awalnya merakit bom, lalu mendapatkan pelatihan untuk menggunakan senjata.

Ia lantas menilai jika aksi-aksi terorisme ini terus dibiarkan dan tidak diberantas, tidak menutup kemungkinan Indonesia akan seperti Syria dan Irak.

“Awalnya mereka merakit bom, dilatih gunakan senjata, tinggal tunggu bohir untuk supply senjata, gak lama lagi negri ini bakal seperti Syria dan Irak kalau otak teroris ini gak segera ditumpas,” tutur Husin Shihab menambahkan.

Ia mewanti-wanti agar pemerintah tidak menunggu sampai ada korban lagi dari aksi teror di kemudian hari.

Husin Shihab pun menyerukan tagar #RevisiUUTeroris yang kini banyak diserukan oleh warganet dan pihak-pihak yang mendukung pemberantasan teroris di Indonesia.

“#RevisiUUTeroris jgn nunggu korban lagi,” katanya di akhir cuitannya.

Untuk diketahui, sebelumnya terduga teroris Husein Hasny yang ditangkap Densus 88 di kawasan Condet, Jakarta Timur, pada Senin 29 Maret 2021, membuat pengakuan bahwa dirinya adalah anggota FPI.

“Saya Husein Hasny anggota FPI, jabatan terakhir saya Sekretaris Wakabid Jihad wilayah Jakarta Timur,” ujarnya dalam video yang diunggah oleh Husin Shihab.

Lebih lanjut, terduga teroris itu mengungkapkan bahwa tempat tinggalnya dijadikan lokasi pertemuan kelompok Yasin dan Latif.

Ia mulai bergabung sebagai anggota FPI pada tahun 2010, dan menjabat posisi Wakabid Jihad sejak tahun 2015 hingga 2018.

Selain dijadikan tempat pertemuan kelompok Yasin dan Latif, lanjut Husein Hasny, ia mengaku tempat tinggalnya juga menjadi tempat perakitan bom.

“Saya saat ini sudah bisa membuat bom jenis TATP dan Flash Border yang diajarkan oleh Agus Zulaimi,” tutur Husein Hasny melanjutkan.

Baca Juga : Infrastruktur di Kepulauan Kaya Sumberdaya Alam Memprihatinkan, Peran Wakil Rakyat Asal Ra’as Dipertanyakan

Penulis: R. A Junaidi
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas

 

Tinggalkan Balasan