SUMENEP, DapurRakyatNews – Nahdlatul Ulama (NU) memiliki Badan Otonom (Banom) sebagai perangkat yang bertugas menjalankan program NU sesuai dengan basis keanggotaannya. Salah satunya adalah GP Ansor yang merupakan Banom NU, yang senantiasa diwajibkan bergerak dalam menjalankan roda organisasi, supaya masyarakat dapat merasakan keberadaannya.
Pengurus Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Manding, melaksanakan kegiatan bagi-bagi sembako, pada hari Senin 10 Mei 2021 M, atau bertepatan dengan 28 Ramadhan 1442 H.
Kegiatan tersebut dalam rangka untuk ikut berpartisipasi mensukseskan program ‘GP Ansor Peduli Janda’ dalam Rangka Harlah GP Ansor Ke-87,
Program Tersebut adalah salah satu produk unggulan Pengurus Cabang (PC) Ansor Sumenep, yang dilaksanakan secara serentak ditingkatan PC, PAC dan Ranting se-Kabupaten Sumenep.
Sesuai hasil rapat, GP Ansor Manding menargetkan pembagian paket sembako dan uang tunai, kepada 31 orang yang terdiri dari Dhuafa dan Anak Yatim se-Kecamatan, dari 11 Desa sebagai penerima sembako. Adapun paket yang dibagikan masing-masing berupa beras 5Kg, minyak 1 liter, gula 1 kg, 2 buah Snack dan uang tunai Rp100.000 rupiah.
Ketua GP Ansor Manding, Raden Rahmatullah, S.Pd.I, kepada Dapur Rakyat News menerangkan terkait kegiatan tersebut, bahwa “Tujuan dari kegiatan ini untuk mendapatkan keberkahan di bulan suci Ramadhan melalui 3B yaitu, Berbagi Sesama, Berdaya Bersama, dan Bahagia Selamanya.” Jelas Rahmatullah.
Rahmatullah juga berharap kegiatannya tersebut menjadi suatu kegiatan yang bernilai ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Sehingga menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, serta tidak hanya terlaksana pada waktu Bulan Ramadhan saja, namun akan menjadi agenda rutinan organisasinya.
Nyai Massema, seorang dhuafa warga Desa Lanjuk yang hidup sebatang kara, yang termasuk sebagai penerima baksos mengutarakan, bahwa dirinya sangat bahagia dan bersyukur atas bantuan sembako ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih dan semoga apa yang dilakukan teman-teman GP Ansor Manding dibalas pahala oleh Allah SWT.
Terpisah Ainur Rahman, selaku koordinator kegiatan menjelaskan, bahwa yang ikut turun ke lapangan yakni sahabat-sahabat Banser Manding dan juga Youtubers MWC NU Manding.
“Kita distribusikan bersama sama turun kebawah, ke rumah para mustahik dengan tujuan agar kami, PAC GP Ansor Manding, bisa menjalin silaturahim dan bisa mengetahui kondisi penerima.” pungkasnya.
Kegiatan GP Ansor Peduli Janda ini pun diakhiri dengan acara buka puasa bersama di kediaman Ketua GP Ansor Manding, sebagai rasa syukur atas terselenggara dan suksesnya acara tersebut.
Anggota GP Ansor adalah laki-laki muda maksimal usia 40 tahun. Organisasi ini dibidangi dan diberi nama langsung oleh KH. Abdul Wahab Chasbullah, yang secara resmi masuk dalam keluarga besar NU pada 24 April 1934 ketika Muktamar Ke-IX di Banyuwangi. GP Ansor pun mengembangkan kepanduan Barisan Nahdlatul Ulama (Banoe) yang pada perkembangannya menjadi Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Baca Juga : Bertemu Bupati, Hiperpoliglot Asli Sumenep Menyampaikan Harapannya
Pewarta : Fauzan
Editor : Faldy Aditya




