Dapurrakyatnews – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP), yang akan digelar selama dua hari, dari Jumat dan Sabtu, 6-7 September 2024.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel ASMI Sumenep ini, bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPKSP), serta Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK).
Bimtek yang dihadiri oleh berbagai elemen pendidikan, termasuk 16 pengawas SMP, 49 pengawas SD, 8 penilik dan pengawas TK/PAUD, serta perwakilan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri dan Swasta, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kabupaten, dan Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) BK jenjang SMP.
Selain itu, turut hadir Tim Pembina Sekolah Ramah Anak (SRA) dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), serta fasilitator daerah (FASDA) SRA.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si, kepada dapurrakyatnews menyampaikan, pentingnya peran satuan pendidikan dalam mencegah kekerasan terhadap peserta didik.
“Kekerasan di lingkungan pendidikan harus dicegah sejak dini. Tim yang telah dibentuk diharapkan mampu memberikan solusi dan tindakan cepat dalam menangani setiap kasus yang terjadi,” ujarnya. Jum’at (6/9/2024).
Salah satu narasumber, Siti Hartinah, S.Psi., M.Pd, dari Dinsos P3A, menjelaskan bahwa pendekatan holistik dan kolaboratif, menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap tenaga pendidik memiliki pemahaman yang komprehensif, terkait mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah,” ungkapnya.
“Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan pemangku kepentingan dalam menerapkan kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan secara efektif di satuan pendidikan,” pungkasnya.




