TANJUNGPINANG, DapurRakyatNews – Pipa air milik PDAM Tanjungpinang di depan bundaran Tugu Adipura, Kilometer 6 Kota Tanjungpinang mengalami kebocoran sejak beberapa hari lalu.
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat semburan air yang cukup deras yang keluar hingga menggenangi permukaan aspal dan jalan bundaran Tugu Adipura tersebut.
Para pengguna jalan pun terlihat berhati-hati saat melintasi area genangan air tersebut dan ada kemacetan kecil karena ada Petugas PDAM Tirta Kepri yang melakukan pengalian untuk memperbaiki pipa tersebut.
Baca Juga : Singa Mic Beraksi Kembali, Kali Ini Giliran DPMD Sumenep Menjadi Sasaran
Salah satu warga, Indra, meminta pihak PDAM harus cepat tanggap dalam menangani persoalan pipa bocor tersebut, terutama di jalan raya yang sering dilewati oleh masyarakat. Karena itu bisa menggangu dan juga membahayakan para pengendara yang melintas.
“Saya harap dengan adanya kebocoran ini pihak PDAM untuk bisa cepat tanggap dalam memperbaiki pipa bocor,” ucap Indra kepada DapurRakyatNews, Rabu (09/06).
Ia melanjutkan, seharusnya pihak PDAM harus bisa mencari solusi dari seringnya kejadian pipa bocor di wilayah Kota Tanjungpinang.
Dilain kesempatan, Kepala Teknik PDAM Tirta Kepri Wahyu mengatakan, memang pipa PDAM sering terjadi kebocoran di wilayah Kota Tanjungpinang.
Dirinya menyampaikan, penyebab kebocoran Pipa PCM itu karena pipanya sudah tua dan tidak layak untuk digunakan lagi.
“Pipa induk PCM dari sei pulai tersebut emang sering bocor dikarenakan umurnya sudah tua,” ucap Wahyu saat di konfirmasi, Rabu (9/6).
Baca Juga : SOP Security RSUD Moh. Anwar Dipertanyakan
Pipa PCM dari sei pulai tersebut sejak awal dipasang dari tahun 1969 sampai sekarang belum di ganti. selain itu pipanya dengan diameter 14 inci tersebut sudah saatnya diganti.
Lebih lanjut Wahyu menuturkan, selain faktor usia pipa, kebocoran tersebut juga terjadi akibat tekanan tanah yang begitu berat.
“Pipa yang digunakan sebenarnya tidak cocok untuk wilayah tanah bauksit seperti Tanjungpinang ini. Sebab bauksit itu sifatnya menekan ada, beban dari atas itu yang menyebabkan pipa rusak,” tuturnya.
Seringnya terjadi kebocoran dari pipa PCM tersebut. pihaknya sudah mengusulkan ke Pemprov Kepri untuk memperbaiki dan menganti pipa PCM tersebut Karena umurnya sudah tua.
“Kita sudah usulkan ke Pemprov Kepri. Namun sampai sekarang belum ada realisasi nya,” imbuhnya.





Respon (2)