SUMENEP, DapurRakyatNews – Songennep mempunyai basic alam wisata yang luar biasa, terkini diantara keindahan alamnya ada di jalan lingkar utara terletak di Desa Kebunan Kecamatan kota Sumenep.
Wahana wisata alami ini mulai ramai dikunjungi muda mudi untuk sekedar nongkrong ataupun photo selfi. Salah satu tempat yang terbilang memiliki daya tarik khas (eksotis) dan paling diminati pengunjung adalah lokasi ketinggian sejauh mata memandang keindahan alam di kejauhan. Minggu (28/03/2021)
Khalik, Salahsatu pengunjung asal Desa Batang-batang, mengaku sengaja datang ke jalan lingkar utara karena tahu dari cerita temannya.
“Saya tahu dari teman, katanya disini ramai dan pemandangannya bagus, dan ternyata benar. Selain bagus juga menyenangkan, cocok untuk photo selfi. Tempat yang paling bagus saat berada ditempat ketinggian, bisa melihat pemandangan daratan dan lautan dari kejauhan,” ujarnya.
Ferry Saputra, Aktivis sosial yang bergerak dibidang perencanaan pariwisata, kepada media ini menyampaikan, jalan lingkar utara sepanjang 3,9 kilometer yang melintasi Desa Parsanga dan Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, Saat ini menjadi tempat wisata favorit baru masyarakat Sumenep.
“Karena pemandangan alamnya yang indah, memandang ke arah barat dan utara perbukitan hijau dan asri, ke arah timur dan selatan kita bisa melihat seluruh kota Sumenep dengan latar laut Selat Madura,” jelas Ferry panggilannya.
Lebih lanjut kata Ferry, ditempat tersebut direncakan akan dibangun taman PKL Siding Puri, yang merupakan bagian dari program peningkatan perekonomian masyarakat disekitar lokasi jalan lingkar utara.
Rencananya, akan dibangun di atas lahan seluas 1 hektare, dengan konsep desain ‘Green Architecture’ yang memadukan konsep taman kota, ruang publik ramah anak dan disabilitas, ruang terbuka hijau, serta sentra PKL dan Pariwisata.

“Fasilitas didalamnya cukup lengkap yaitu, area PKL yang instagramable, Car Park untuk area food truck dan jual beli mobil, jogging track, food court keluarga, coffee shop, Kids Playgrounds, Gazebo, Open stage untuk mewadahi kreasi seni pemuda dan seniman, taman kota dengan kolam retensi resapan banjir dan fasilitas lainnya seperti Wastafel portable dibeberapa titik sebaran dan toilet umum,” ulasnya.
Menurut Ferry, Pembangunan fasilitas umum ini direncanakan dibangun bukan dari anggaran APBD tapi merupakan hasil dari kolaborasi antara Pemerintah Desa, BUMDES bersama Swasta dan Pihak Perhutani, pungkas Ferry yang juga pemilik RiversideStudio yang beralamat di Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H., menyampaikan harapannya terkait pembangunan di Sumenep, khususnya sektor pariwisata dipandang perlu untuk semakin dikembangkan di Sumenep.
“Pembangunan sektor pariwisata itu bisa meningkatkan pendapatan masyarakat dan tumbuhnya ekonomi kerakyatan. Selain untuk mendukung infrastruktur pemekaran kota, daerah sepanjang jalan tersebut memang akan dijadikan destinasi wisata untuk menunjang pengembangan Kota Keris,” jelasnya.
Selain itu Achmad Fauzi mengatakan, partisipasi aktif dari masyarakat untuk membangun Sumenep adalah bagian penting untuk mendongkrak perekonomian masyarakat terutama dimasa pemulihan pasca pandemi Covid-19.
“Siapapun, silahkan jika berkeinginan untuk membangun Sumenep. Kita akan kolaborasikan, pemerintah, masyarakat dan pihak lainnya. Kita di awal sudah punyak visi misi kesana kan!,” pungkasnya.
Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Katedral, Kapolri: Masyarakat Tidak Usah Panik, Kami Sedang Dalami Pelakunya
Pewarta: Rafik
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas





Respon (2)