Sumenep, Dapurrakyatnews – Pekerjaan konstruksi peningkatan jalan Angon-Angon – Pajenangger, Kecamatan Kangayan, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, di bawah naungan Dinas PU (Pekerjaan Umum) Bina Marga setempat, hingga kini belum nampak pelaksanaannya di lapangan.
Kondisi jalan di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep yang rusak, bertambah memprihatinkan. Sebab pekerjaan peningkatan jalan yang telah selesai proses lelangnya tersebut, tidak juga dikerjakan.
Baca juga : Demi Vaksinasi, Lautan Lepas Diarungi Masyarakat Sakala
Hasil penelusuran pada lpse.sumenepkab.go.id, lelang paket pekerjaan konstruksi peningkatan jalan Angon-Angon – Pajenangger, pertanggal 10 Maret 2021 bernilai kontrak 1,2 Miliar dimenangkan CV. Nonanitano.
Berdasarkan pantauan di lokasi pekerjaan baru terlihat sekitar 30 persen material yang tertumpuk. Padahal sisa waktu masa pelaksanaan pekerjaan sesuai yang tercantum di kontrak hanya tinggal hitungan hari.
Diduga pihak rekanan yang menjadi pemenang lelang paket pekerjaan tersebut, tidak dapat mendatangkan alat berat yang sesuai dengan apa yang dipersyaratkan.
“Terkait pekerjaan Pajenangger yang dikerjakan Nonanitano, sampai hari ini belum memulai pekerjaan. kami mengindikasikan karena peralatan yang dipersyaratkan oleh LPSE sesuai dengan LDP (Lembar Data Pemilihan_red), tidak akan pernah datang.” Ujar salah satu Masyarakat Kepulauan Kangean.
Baca juga : Dirut PT Garam ; PHK Karyawan Kokargam Karena Kondisi Negara Tidak Normal
“Karena yang dipersyaratkan itu adalah Tandem Roller Wales MG 8 dengan kapasitas 8 ton. Sementara dengan masa pekerjaan yang tinggal 20 hari alat tersebut belum datang. Kami minta kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas PU Bina Marga Sumenep dapat bertindak tegas. Mengingat waktu sangat mepet. ” Katanya lebih lanjut.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Ir. Eri Susanto, M.Si., yang ditemui awak media dikantornya menerangkan, bahwa Dinas PU Bina Marga Sumenep sudah mengadakan rapat dengan pihak pemborong. Meminta agar material dipercepat pengadaannya sehingga pelaksanaan lancar dan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
“Kendala pelaksana di material tetapi saya minta agar material dipercepat, dan angkutannya ditambah supaya pekerjaan bisa lancar dan tepat waktu.” tambahnya.
Polsek Kangean Gandeng Relawan Masyarakat Kangean Bagikan Sembako
Disinggung terkait peralatan yang tidak kunjung datang menjadi faktor penghambat pelaksanaan pekerjaan, Eri Susanto menyanggah hal tersebut.
“Bukan dialat tetapi material, saya juga sudah memintai agar alat segera didatangkan ke Kangayan.” tukasnya.
Melihat waktu pelaksanaan pekerjaan yang tidak sampai satu bulan, dan material yang tiba di lokasi belum genap separuhnya. Rasanya Masyarakat Kangayan harus pesimis menikmati jalan baru dalam waktu dekat.




