Berita  

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Menggagas Budi Daya Lobster di Dalam dan Luar Negeri

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy
CEO Balad Group HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

Dapurrakyatnews – Implementasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KKP) No. 7 Tahun 2024, menghadirkan dua pilihan bagi masyarakat. Budi Daya Lobster di Dalam Negeri dan Budi Daya Lobster di Luar Negeri melalui ekspor Benih Bening Lobster (BBL).

Namun, pertanyaan besar muncul, apakah budi daya lobster ini benar-benar sesederhana yang dibayangkan?

Budi daya lobster dalam negeri menghadirkan tantangan besar. Biaya investasi yang mahal, persyaratan lokasi yang ketat, konsesi lahan yang mahal, dan sulitnya pengadaan pakan menjadi hambatan utama.

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy menyebutkan bahwa, tidak ada usaha budi daya di Indonesia yang mencapai skala besar, menandakan tantangan yang belum terpecahkan.

“Budi daya lobster di luar negeri, terutama melalui ekspor BBL ke Vietnam, juga menghadapi tantangan serius. Kerjasama dengan pembudi daya di Vietnam membutuhkan diplomasi intensif dan prosedur yang kompleks, termasuk kewajiban pembudi daya Vietnam untuk mengurus izin dari Kementerian Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Vietnam (MARD),” kata HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy. Sabtu (31/8/2024).

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy

Sebagai respons terhadap maraknya penyelundupan BBL dan tantangan regulasi, ia mendirikan perusahaan budi daya lobster di Vietnam dan berhasil menjalin kerjasama dengan 11 perusahaan budi daya lobster di sana.

“Sebagai anak bangsa, saya marah melihat penyelundupan dan kecewa dengan aturan yang ada. Namun, saya tetap memilih berjuang,” ujarnya.

Untuk memperkuat upayanya, Khalilur meluncurkan E-BARA (Ekspedisi Barong Nusantara), sebuah program inovatif yang bertujuan mengembangkan budi daya lobster di dalam dan luar negeri.

Melalui pembentukan joint venture (JV) dengan mitra Vietnam, E-BARA diharapkan dapat mengatasi berbagai tantangan dan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

“Kerja keras ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk bangsa ini. E-BARA adalah langkah nyata untuk mengangkat ekonomi dan kemanusiaan Indonesia,” tegas HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

 

Tinggalkan Balasan