Berita  

Genjot Produktivitas, Disperta KP Sampang Salurkan Bantuan Alsintan ke 17 Poktan

Poktan
Ketua Poktan Penang Indah, Ahmad Hasir, memegang mesin kultivator yang diterimanya, di halaman belakang kantor Disperta KP Sampang, Selasa (18/11/2025).

Dapurrakyatnews – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menyalurkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) berupa Kultivator di Halaman belakang kantor Disperta KP Kabupaten Sampanh, Jawa Timur. Selasa (18/11/2025).

Kepala Disperta KP Sampang Suyono menjelaskan, fungsi dari alat ini adalah bisa mengaduk dan menghancurkan gumpalan tanah yang besar, sebelum penanaman (untuk mengaerasi tanah) maupun setelah benih/bibit tertanam ( untuk membunuh gulma).

Sisi kelebihannya adalah hemat bahan bakar, mudah berpindah tempat, pembuatan guludan, parit, dan untuk penyiangan.

“Bantuan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban petani dalam pengolahan lahan, mendukung peningkatan produksi dan efisiensi pertanian,” jelasnya.

Dengan bantuan ini, Suyono berharap mampu mempercepat proses olah tanah dan paska tanam, mengurangi biaya produksi, serta langkah mendorong program modernisasi dan mekanisasi pertanian.

Suyono mengingatkan agar Alsintan yang diterima untuk tidak dipindah tangankan.

“Sekali lagi saya ingatkan, jangan sampai dijual atau dipindahtangankan, rawat yang baik,” pesannya.

Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya sudah membentuk tim petugas pengawas alsintan. Mereka bertugas melakukan pengawasan dan inventarisasi terhadap keberadaan dan memastikan kemanfaatan bantuan yang sudah diberikan.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Sarana Pertanian Nurdin, ada 17 Kelompok Tani (Poktan) penerima bantuan yang tersebar dibeberapa kecamatan.

Sedangkan sumber dana bantuan beradaptasi dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025 dengan total nilai anggaran sebesar Rp. 267.765.300,- .

Menerima bantuan tersebut, Ketua Poktan Penang Indah, Desa Rapa Daya, Kecamatan Omben, Ahmad Hasir, mengucap terima kasih.

“Terima Kasih pak Bupati, Dinas Pertanian, dan Bea Cukai atas bantuan mesin ini. Dengan alat mesin ini kami lebih mudah menggarap lahan dan mengirit biaya,” ungkapnya bangga. 

 

Tinggalkan Balasan