Berita  

Hebat, Puskesmas Robatal Sabet Juara 1 di Ajang Bergengsi Sabernova Awards 2024

Puskesmas
Kepala Puskesmas Robatal dr. Beny Irawan. (tengah, memegang piagam) foto bersama dengan tim inovasi Kepantura di Pendopo Trunojoyo Sampang (Foto: Moh. Mansur/Dapur Rakyat News)

Dapurrakyatnews – Torehan prestasi diraih Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskemas Robatal, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada ajang bergengsi Sabernova Awards Tahun 2024 yang digelar oleh Bappedalitbang Sampang di Pendopo Trunojoyo Sampang, pada Selasa (12/11/2024) kemarin.

Inovasi Kepantura (Kenali, Pantau, dan Rawat pasien TBC) milik Puskesmas Robatal berhasil menyabet juara 1, setelah berhasil menyingkirkan 4 nominator calon juara Sabernova Award 2024 kategori UPTD/Desa/Kelurahan.

Raihan ini, menjadi kado terindah di moment peringatan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2024.

Kepala Puskesmas Robatal dr. Beny Irawan mengucap terima kasih kepada tim yang terlibat dalam mengemas inovasi Kepantura.

“Terima kasih karena sudah meluangkan waktu, mencurahkan tenaga dan pikiran, ide dan gagasan sehingga Puskesmas Robatal mampu meraih juara 1 di ajang penganugerahan Sabernova Award ini. Kita tau, kompetitor kita itu inovasinya hebat-hebat, tapi inovasi kita menjadi yang terbaik,” ujar Beny, sapaan akrabnya, bangga, Rabu (13/11/2024).

Menurut Beny, inovasi ini menjadi momentum dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.

“Raihan juara satu ini sebagai pemicu semangat dan langkah menuju layanan kesehatan yang lebih baik, mudah, dan terjangkau,” tandas Beny.

Penganugerahan ini, lanjut Beny, harus dijadikan sebagai momentum untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan memastikan bahwa layanan kesehatan sebagai urusan dasar pemerintahan, dan dapat dirasakan oleh masyarakat secara merata dan maksimal.

Beny menekankan, pentingnya mempertahankan kualitas layanan kesehatan yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

Kedepan Beny berharap, untuk terus melaju dan bekerja keras untuk terus mengembangkan dan menerapkan sistem yang memudahkan deteksi dini, pemantauan, dan perawatan para Asien secara terpadu.

“Melalui inovasi ini, kami harap masyarakat lebih cepat mengenali gejala TBC dan mendapatkan perawatan yang tepat, cepat, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan