1 Orang Korban Kebakaran Mobil di Depan Masjid Jamik Sumenep Dinyatakan Meninggal Dunia

Masjid

Dapurrakyatnews – Insiden kebakaran mobil yang terjadi di depan Masjid Jamik Sumenep pada Rabu (19/2), yang mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar serius. Salah satu korban, NWN (41), akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Informasi ini disampaikan oleh Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., S.H, melalui siaran pers yang diterima Dapurrakyatnews.

“Korban mobil Agya yang terbakar di depan masjid telah meninggal dunia. Korban atas nama (NWN) dinyatakan meninggal dunia,” ujar AKP Widiarti. Sabtu (22/2/2025).

Sebelumnya, insiden ini menyebabkan dua korban mengalami luka bakar serius hingga dalam kondisi kritis. Kedua korban, BFR (27), warga Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, dan NWN (41) warga Bangkalan, sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dr. Moh. Anwar Sumenep. Rabu (19/2/2025).

AKP Widiarti menambahkan bahwa hingga saat ini motif kejadian belum diketahui. “Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan karena korban masih dalam kondisi kritis saat kejadian,” jelasnya.

Satreskrim Polres Sumenep terus melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengungkap penyebab pasti terbakarnya mobil Toyota Agya. Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit mobil Agya, satu botol air mineral berisi Pertalite, dan satu unit sepeda motor Honda Vario.

AKP Widiarti menambahkan, Kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB, ketika BFR bersama ibunya berangkat dari toko milik mereka dengan mengendarai mobil Agya menuju Toko Suramadu di samping Masjid Jamik Sumenep.

Sesampainya di lokasi, mobil diparkir di halaman masjid, sementara ibu BFR masuk ke dalam toko, sedangkan BFR tetap berada di dalam mobil.

“Beberapa menit kemudian, NWN tiba di lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Ia langsung membuka pintu mobil, yang kemudian disusul dengan insiden kebakaran hebat, yang menghanguskan mobil serta menyebabkan luka bakar serius pada BFR dan NWN,” terangnya.

Akibat kejadian ini, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp60.000.000,-. Pihak kepolisian masih terus melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

 

Tinggalkan Balasan