Berita  

Sambungan Listrik Baru Bagai Buah Simalakama, Masyarakat Desa Paliat Menjerit

Sambungan Listrik Baru Bagai Buah Simalakama, Masyarakat Desa Paliat Menjerit
Photo: PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean

“Untuk keuangannya dikumpulkan ke kepala dusun atau ke sekretaris desa. Biaya untuk sambung baru Daya 900VA, ‘dua juta lima ratus ribu rupiah’ dan untuk daya 450VA ‘dua juta rupiah’ serta ada 113 kepala keluarga yang mengajukan. Ibaratnya ini menjadi buah simalakama bagi kami masyarakat Desa Paliat. Tidak nyambung, kami butuh, mau nyambung, kami kesulitan mencari uang yang jumlahnya tidak sedikit mas…” tuturnya.

Dapurrakyatnews.com mencoba menghubungi Call Center PLN untuk mendapatkan informasi terkait biaya sambung baru listrik untuk Daya 900VA dan 450VA. Berikut percakapan antara kami dengan operator Call Center PLN via Messenger:

DapurRakyatNews : Mohon informasi terkait biaya sambung baru listrik (KWh meter)?

PT. PLN : Untuk mewujudkan PLN terbaik, mohon tidak memberikan tambahan biaya kepada petugas kami. Agar semua semakin mudah, ayo download aplikasi New PLN Mobile di Play Store atau Apps Store. Terima kasih telah menghubungi PLN 123. Tks –dapurrakyat

PT. PLN : Daya 900
BP (Biaya Penyambungan) = 843.000
Pulsa = 100.000
SLO = 60.000
Admin = 5.000
IML = Paket 3 titik = 500.000 (175.000/Titik)
Total = 1.508.000

Untuk Daya 450VA syarat NIK KTP harus masuk Subsidi
BP (Biaya Penyambungan) = 421.000
Pulsa = 100.000
SLO = 40.000
Admin = 5.000
IML = Paket 3 titik = 500.000 (175.000/Titik)
Total = 1.066.000

DapurRakyatNews : Untuk biaya pemasangan tersebut, apakah berlaku di seluruh Indonesia?

PT. PLN : Untuk biaya pemasangan tersebut berlaku di seluruh Indonesia tanpa ada perubahan terkait perbedaan wilayah ya.

Berdasarkan informasi yang didapat, kami lantas menghubungi Manager PT. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean, Muhammad Daan Agung Lazuardi, untuk meminta konfirmasi terkait biaya sambung baru listrik di Desa Paliat, yang biayanya jauh melebihi biaya yang ditetapkan oleh PLN.

 

Respon (1)

Tinggalkan Balasan