Berita  

Kolaborasi Data dan Dedikasi, Arif Firmanto Antar Bappeda Sumenep Raih Anugerah SMSI Award 2025

Alqof Harto Maryono, Sekretaris Bappeda Sumenep ( tiga dari kiri) saat mewakili Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto, saat menerima penghargaan dalam SMSI Award 2025 di Pendopo Keraton Sumenep.

Dapurrakyatnews – Malam Anugerah SMSI Award 2025 yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, berlangsung meriah dan penuh khidmat. Rabu (28/5/2025).

Acara ini menjadi panggung apresiasi bagi para tokoh daerah yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam membangun daerahnya.

Salah satu momen paling membanggakan adalah ketika Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, berhasil meraih penghargaan sebagai Pionir Tata Kelola Pembangunan Daerah Berbasis Data 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan inovasi yang dilakukan di bawah kepemimpinan Dr. Ir. Arif Firmanto, M.T.

Arif Firmanto dikenal sebagai sosok pemimpin dengan gaya humanis dan energik. Kepemimpinannya yang kolaboratif terbukti mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data akurat. Ia juga konsisten dalam menerjemahkan visi-misi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, ke dalam kebijakan yang konkret dan terukur.

“Saya sangat mengapresiasi penghargaan ini. Semoga menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi dan membangun daerah dengan pendekatan yang terukur dan partisipatif,” ujar Arif Firmanto kepada Dapurrakyatnews usai menerima penghargaan.

Tak hanya unggul secara teknokratis, Arif juga dikenal sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dan visioner. Di tangan dinginnya, Bappeda Sumenep berkembang menjadi institusi strategis yang mampu menyusun kebijakan pembangunan secara komprehensif, berbasis data, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua SMSI Award Sumenep, Wahyudi, mengungkapkan bahwa penghargaan ini diberikan melalui proses penilaian yang objektif dan mendalam. Menurutnya, Arif Firmanto dinilai layak menerima penghargaan berkat kontribusi nyata dan dampaknya terhadap kemajuan daerah.

“Pak Arif adalah contoh pemimpin yang mampu menerjemahkan visi pembangunan ke dalam langkah-langkah konkret. Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pejabat daerah lainnya agar semakin fokus pada pelayanan publik berbasis data dan inovasi,” kata Wahyudi.

Malam penganugerahan ini juga disemarakkan dengan pertunjukan seni budaya khas Sumenep, seperti Tong-tong Angin Ribut dan Mega Remmeng, yang menambah kemeriahan sekaligus memperkuat identitas lokal.

Lebih dari sekadar seremoni, SMSI Award menjadi ruang sinergi antara insan media dan pemerintah daerah dalam membangun narasi pembangunan yang positif, inklusif, dan berkelanjutan.

Dengan raihan ini, Arif Firmanto tak hanya mengharumkan nama Bappeda, tetapi juga menyalakan semangat baru dalam pembangunan Kabupaten Sumenep berbasis data, inovasi, dan kolaborasi.

 

Tinggalkan Balasan