Perlu Uluran Tangan Kita, Balita lahir Tanpa Anus di Kecamatan Manding

Kolostomi
Pasangan suami istri Juma'addus dan Samaniyah saat ditemui dikediaman nya

Sumenep, Dapurrakyatnews – Seorang balita di Desa Manding Laok, Kecamatan manding, Kabupaten Sumenep mengalami kelainan Atresia Ani atau tidak mempunyai lubang anus sejak lahir. Untuk buang air besar, balita berusia 13 bulan ini terpaksa melalui lubang yang dibuat di perut sebelah kiri.

Pasangan suami istri Juma’addus (32) Samaniyah (33) sedang sibuk mengganti kantong kolostomi untuk buah hati mereka saat ditemui Dapurrakyatnews. Kantong berbahan plastik di perut depan sebelah kiri balita Azka Habibi harus diganti karena sudah penuh dengan kotoran.

Tak seperti anak normal lainnya, bayi laki-laki yang baru berusia 13 bulan ini tidak bisa buang air besar melalui anus. Karena mengalami kelainan Atresia Ani sejak lahir.

Juma’addus yang berprofesi sebagai buruh bangunan, dia harus menanggung biaya untuk membeli kantong kolostomi bagi Azka. Rata-rata sehari dia harus membeli 2 kantong yang harganya mencapai Rp 68 ribu/biji. Sementara penghasilannya sebagai buruh bangunan tergolong tidak menentu.

“Dengan penghasilan yang tidak menentu, kami merasa kesulitan membeli kantong stominia setiap dua hari sekali yg harganya berkisar 68.000 per satu buah,” ungkapnya

Abdus mengaku azka pernah di operasi di rumah sakit dr. Sutomo surabaya namun karena keterbatasan biaya, sampai azka berumur 13 bulan belum pernah melakukan kontrol lagi.

“Menurut Dokter yang mengoperasi, Azka masih harus menjalani operasi sekali lagi sekarang masih nunggu no antri, karna perediksi dokter, azka masih punyak harapan besar untuk kembali normal,” katanya

Mendengar kesulitan yang menimpa keluarga Juma’addus, Lembaga Amil Zakat imfak dan shodakoh Nahdlatul’ulama’ (LAZIS NU) Kecamatan Manding, Berkunjung ke kediaman azka untuk memberikan bantuan yang diterima langsung oleh orang tua Azka.

“Kami berharap kepada Pemerintah untuk memberikan bantuan dan memberi solusi agar Azka dapat hidup normal seperti anak anak yang lain,” kata Fauzan.

 

Tinggalkan Balasan