PAD Sumenep dari PBB Tak Naik Sejak 2014, Bapenda Fokus Gali Potensi Pendapatan Lain

- Editorial Team

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi (Batik)

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi (Batik)

Dapurrakyatnews – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumenep dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tercatat belum mengalami kenaikan sejak tahun 2014 hingga tahun 2025. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si., saat ditemui oleh pewarta di ruang kerjanya pada Rabu (20/8/2025).

Faruk menjelaskan bahwa belum adanya kenaikan tarif PBB selama lebih dari satu dekade bukan tanpa alasan. Menurutnya, perubahan tarif PBB perlu dikaji secara menyeluruh, terutama dengan mempertimbangkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Sejak tahun 2014 sampai sekarang, PBB di Kabupaten Sumenep memang belum mengalami perubahan. Untuk menaikkan PBB, tentu diperlukan kajian yang komprehensif, serta penyesuaian dengan NJOP. Kita tidak bisa sembarangan menaikkan tanpa memperhatikan dampaknya kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Faruk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep tetap berkomitmen untuk meningkatkan PAD melalui sektor-sektor lainnya. 

Baca Juga:  Arus Balik Melonjak, Dishub Sumenep Tutup Mata

Karena menurutnya, PBB bukan satu-satunya sumber pendapatan daerah, dan saat ini Bapenda tengah fokus menggali berbagai potensi pendapatan lain yang belum dimaksimalkan.

“Kita akan memaksimalkan sektor lain untuk mendorong peningkatan PAD. Masih banyak potensi yang bisa kita eksplorasi, baik dari retribusi daerah, pajak daerah lainnya, maupun optimalisasi aset-aset milik pemerintah,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, pihaknya juga aktif melakukan studi banding ke daerah-daerah yang dianggap berhasil dalam mengelola pendapatan daerah. Salah satu daerah yang dijadikan rujukan adalah Kabupaten Gresik, yang dinilai sukses dalam menggali berbagai sumber pendapatan melalui inovasi kebijakan dan efisiensi pengelolaan pajak.

Baca Juga:  Bertempat di Pendopo Keraton, Pemkab Sumenep Gelar Safari Ramadhan yang Ke 4

“Kita juga belajar dari Kabupaten Gresik, yang sudah lebih dulu berhasil meningkatkan PAD dengan strategi yang inovatif. Harapannya, dari hasil pembelajaran itu, kita bisa terapkan hal serupa di Sumenep,” jelas Faruk.

Upaya-upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Sumenep ke depannya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB