Dapurrakyatnews – Balad Grup, perusahaan perikanan yang berbasis di Situbondo, terus memperluas langkahnya dalam industri budidaya perikanan dengan fokus pada lobster, kerapu, dan teripang.
Perusahaan yang dipimpin oleh HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy ini, berambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat perikanan budidaya dunia.
“Kami ingin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai raja budidaya perikanan dunia. Balad Grup akan membuka kantor cabang di Distrik Nanshan, Shenzhen, China, pada akhir Februari 2025,” ujar Khalilur, yang akrab disapa Jhi Lilur, Selasa (14/1/2025).
Kantor tersebut akan menempati lantai 86 di gedung tertinggi di distrik mewah Nanshan, Guangdong. Menurut Jhi Lilur, langkah strategis ini bertujuan memperkuat dominasi pasar Balad Grup di China.
“Dengan ini, kami ingin menegaskan hegemoni produk perikanan Indonesia di pasar internasional,” tambahnya.
Balad Grup juga telah merancang peta besar ekspansi budidaya perikanan di Indonesia. Untuk lobster, tahap pertama akan dilakukan di Gugusan Teluk Kangean, Madura, yang memiliki 16 teluk dengan luas total 8.000 hektare.
“Kami menargetkan produksi 1 miliar ekor lobster dalam 10 tahun mendatang. Tahap selanjutnya akan menyasar NTT, Sulawesi Utara, dan Maluku,” jelas Jhi Lilur.
Budidaya ini juga membuka lapangan kerja besar-besaran. “Setiap keramba akan mempekerjakan lima orang. Dengan proyeksi 4.000 keramba, dibutuhkan 40.000 tenaga kerja hanya di tahun pertama,” imbuhnya.
Selain lobster, Balad Grup juga akan membudidayakan kerapu di 10 teluk di Gugusan Teluk Kangean, dengan target awal 100 juta ekor.
“Di luar itu, saya juga berencana mengembangkan budidaya kerapu di Situbondo sebagai inisiatif pribadi,” kata Jhi Lilur.
Untuk mendukung ambisi globalnya, Balad Grup tengah mempersiapkan kerjasama berkelanjutan dengan China dan Vietnam. Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas, untuk produk perikanan Indonesia.
“Melalui kantor cabang di China, kami optimistis produk budidaya Balad Grup akan menjadi primadona di pasar internasional,” tegas pria asal Situbondo ini.
Dengan strategi komprehensif dan dukungan sumber daya lokal, Balad Grup optimis dapat mengantarkan Indonesia menjadi pemain utama dalam industri perikanan global.




