Berita  

Cek Kesehatan Gratis: Investasi Kesehatan untuk Sumenep dan Indonesia Emas 2045

Cek Kesehatan

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang saat ini tengah dilaksanakan, bertepatan dengan peringatan ulang tahun dan kegiatan sekolah.

Program ini menjadi bagian dari upaya besar untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, dengan fokus utama pada deteksi dini penyakit, pencegahan komplikasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengungkapkan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin merupakan investasi jangka panjang yang penting, bagi kesehatan diri sendiri dan keluarga.

“Semakin cepat kita mengetahui kondisi kesehatan, semakin besar peluang untuk mencegah perkembangan penyakit dan mengurangi risiko kecacatan maupun kematian,” ungkapnya dalam Surat Edaran Nomor 29 Tahun 2025. Rabu (13/8/2025). 

Program CKG terbagi menjadi tiga kategori utama:

1. CKG Ulang Tahun: Ditujukan untuk bayi, anak usia hingga enam tahun, serta dewasa berusia 18 tahun ke atas, dilaksanakan setiap bulan Maret.

2. CKG Sekolah: Menyasar anak usia 7 hingga 17 tahun dan dilakukan pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli.

3. CKG Khusus: Fokus pada ibu hamil, bayi, dan anak usia dini sesuai dengan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Untuk mempercepat pelaksanaan, Pemkab Sumenep melibatkan seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, serta Tim Penggerak PKK. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN diwajibkan mengikuti CKG minimal sekali dalam setahun.

Sementara itu, sekolah, madrasah, dan pesantren diminta untuk menyiapkan data siswa dan fasilitas pemeriksaan, serta berkoordinasi dengan puskesmas setempat. Orang tua juga diimbau untuk mengaktifkan program JKN dan mengunduh aplikasi Satu Sehat Mobile untuk mencatatkan data kesehatan anak.

Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Kesehatan bekerjasama untuk mensosialisasikan dan mendukung kelancaran program ini. Puskesmas juga akan memberikan pelayanan, tindak lanjut hasil pemeriksaan, serta melaporkan data ke Sistem Informasi Kesehatan Nasional.

Bupati Sumenep berharap agar seluruh masyarakat melihat CKG sebagai investasi penting untuk kesehatan di masa depan, bukan sekadar layanan gratis semata.

“Sehat adalah modal utama dalam membangun masa depan. Melalui Cek Kesehatan Gratis, kita berinvestasi demi mewujudkan Sumenep yang sehat dan Indonesia Emas 2045,” pungkas Bupati. 

 

Tinggalkan Balasan