Serbuan Vaksin Tidak Menerapkan Prokes Covid-19, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

- Editorial Team

Selasa, 29 Juni 2021 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antusiasme Warga Untuk Mendapatkan Vaksinasi Gratis Yang Diselenggarakan Oleh Polresta Banyuwangi Terkesan Abai Protokol Kesehatan Covid-19 [foto/eko]

Antusiasme Warga Untuk Mendapatkan Vaksinasi Gratis Yang Diselenggarakan Oleh Polresta Banyuwangi Terkesan Abai Protokol Kesehatan Covid-19 [foto/eko]

BANYUWANGI, DapurRakyatNews – Serbuan Vaksin 1 juta di Hari menyambut HUT Bhayangkara ke-75 di GOR Tawang Alun yang diselanggarakan oleh Polresta Banyuwangi pada sabtu (26/6) kemaren. Menuai pergunjingan dimana, terlihat antusias warga yang ingin mendapatkan Vaksinasi gratis seakan tidak mematuhi Prokes (Protokol kesehatan) Covid-19.

Subscribe👉 Dapur Rakyat News TV

Menurut Kasubag Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita kurniawan, bahwa hal tersebut adalah bagian dalam mensukseskan program Pemerintah untuk melakukan 1 juta Vaksin setiap hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polri ambil bagian dalam sukseskan program pemerintah 1 juta vaksin setiap hari. Kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah yang utama.” Terang Lita.

Baca Juga : Pelan Tapi Pasti, Pemkab Sumenep Tinggalkan Absensi Konvensional

Saat disinggung terkait pengawasan dalam hal ini, kejadian antusias warga yang ingin mendapatkan suntik Vaksin Gratis seakan tidak mematuhi Prokes, Lita menegaskan bahwa petugas sudah berada disana mulai pagi. “Sudah tergelar anggota mulai pagi,” Tegasnya.

Baca Juga:  Dansat Brimob Polda Kalsel Berkomitmen Bantu Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Didik Hariyanto, belum berhasil dikonfirmasi melalui chat WhatsApp hingga berita ini diterbitkan.

Baca Juga : Kepulauan Sumenep Darurat Covid-19, RS Terapung Hanya Mengapung

Tak hanya Wakapolresta, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, Sekda Banyuwangi Mujiono, yang berkordinasi dengan Polresta Banyuwangi terkait Vaksin massal tersebut.

Sekda Kabupaten Banyuwangi, telah menyatakan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut. “Mohon maaf ya mas, sekali lagi mas, saya mohon maaf” Ungkapnya.

Baca Juga : Mengejutkan, Kerumunan Massa Dihadiri Orang Nomor Dua Sumenep

Saat disinggung terkait tidak adanya pengawasan dalam hal itu, Sekda Mujiono enggan menjawab konfirmasi dari jurnalis DapurRakyatNews dan hanya membaca pesan Whatsapp yang dikirimkan kepadanya.

Baca Juga:  Viral Video Perempuan yang Mengaku Ditelantarkan Suami selama 12 Tahun

Serbuan Vaksin Tidak Menerapkan Prokes Covid-19, Siapa Yang Bertanggung Jawab?
Ketua DPD J.P.K.P Kabupaten Banyuwangi, Dwi Wahyulianto Bersama Anggota Pengurus Harian [foto/eko]
Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (DPD J.P.K.P) Kabupaten Banyuwangi, Dwi Wahyulianto, ini suatu langkah pemerintah dan juga TNI-POLRI sebagai bentuk keseriusan memerangi penyebaran Covid-19, dengan Serbuan Vaksin.

“Saya akan terus ikut mengawal pemerintah apapun itu demi merangi virus corona ini mas,” Ujarnya.

Baca Juga : Bandel, J.P.K.P Minta Pemkab Serius Kelola Kota Keris

Dwi, juga sangat mengapresiasi kinerja dari pemerintah daerah maupun TNI-POLRI saat ini dimana telah mengikuti intruksi Presiden dan juga Panglima TNI dan Kapolri untuk Vaksinasi 1 juta Vaksin.

Baca Juga:  Kapolsek Sapudi Lakukan Giat Vaksinasi di Desa Prambanan Kecamatan Gayam

Dwi, juga sangat menyayangkan dimana yang ia lihat kejadian di GOR Tawang Alun lalu, adanya upaya Pemerintah untuk menghentikan penyebaran Virus Corona, menurutnya ini malah menambah klaster baru.

“Seharusnya dipersiapkan dulu mas, sebelum acara biar tidak jadi klaster baru. Kalau sudah gini ini siapa yang bertanggung jawab,” Tegas Dwi.

Selain itu menurut Dwi, tidak ada keterangan akan tidak menularnya virus diwaktu vaksinasi masal tersebut yang tidak mematuhi Prokes Covid-19.

Baca Juga : Investor Tak Berijin, Kredibilitas DPMPTSP Sumenep Dipertanyakan

“Ada tidak mas? keterangan resmi dari panitia bahwa warga msyarakat kemarin aman dan tidak tertular covid,” tutup Ketua J.P.K.P Banyuwangi, Dwi Wahyulianto.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru