Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

- Editorial Team

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kemeja putih) saat kegiatan bersama Baznas Sumenep

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (kemeja putih) saat kegiatan bersama Baznas Sumenep

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong pengembangan program Kampung Zakat ke sejumlah desa. Program yang melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan Kampung Zakat tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga diarahkan agar penerima manfaat memiliki kesempatan membangun usaha mandiri.

Saat ini, program Kampung Zakat telah berjalan di Desa Pandian, Kecamatan Kota Sumenep. Melalui program tersebut, zakat yang dihimpun dari masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas, terutama bagi keluarga kurang mampu.

“Harapan kami, melalui program Kampung Zakat ini, zakat yang ditunaikan para wajib zakat bisa mendorong peningkatan ekonomi penerima zakat. Jadi, manfaatnya tidak hanya dirasakan untuk kebutuhan sesaat, tetapi juga bisa membantu mereka membangun usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Achmad Fauzi, Sabtu (18/10/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat Desa Pandian menghimpun zakat fitrah maupun zakat mal melalui amil zakat. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk keluarga miskin dan anak yatim.

Baca Juga:  Kemenkes RI Keluarkan Surat Edaran tentang Gangguan Ginjal Akut pada Anak, ini Kata Kadinkes Sumenep

Selain bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, sebagian zakat juga dimanfaatkan sebagai modal usaha bagi penerima manfaat. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus menciptakan sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan.

Menurut Fauzi, pengelolaan zakat perlu diarahkan agar tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu memberikan dampak jangka panjang terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Zakat memiliki potensi besar untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan baik dan tepat sasaran. Karena itu, kami berharap program Kampung Zakat dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Berikut Waktu Pendaftaran dan Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Guru

Fauzi menegaskan, perluasan program Kampung Zakat ke desa-desa lain menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan zakat.

Pemerintah daerah berharap sinergi dengan Baznas dan Kemenag Sumenep dapat terus diperkuat agar pengumpulan serta penyaluran zakat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan pengembangan Kampung Zakat, zakat diharapkan tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga dapat berperan dalam mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Berita Terbaru