SUMENEP, DapurRakyatNews – Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Giliraja Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep, mempunyai harapan besar agar di Desanya ada distinasi wisata.
Salah satunya adalah ‘Pantai Beringin’ yang berlokasi di ujung barat Pulau Giliraja. Secara geografis Pantai Beringin dibawah pangkuan Pemerintahan Desa Banmaleng Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kamis (25/03/2021).
Atika, Ketua Himpaudi Giliraja kabupaten Sumenep menyampaikan, pada kali ini Himpaudi Giliraja menggelar lomba senam ceria dan tarik tambang. Lomba tersebut di ikuti oleh Guru Guru Paud (Pendidikan Anak usia dini) dari berbagai lembaga yang ada di Pulau Giliraja Kecamatan Giligenting.
Disinggung kenapa harus memilih tempat di Pantai Beringin, Atika menjelaskan Pantai Beringin adalah tempat yang paling nyaman dan sejuk ketika kita mengadakan event dan para peserta merasa nyaman di Pantai Beringin.
“Pantai Beringin salah Satu tempat yang paling Indah dan sejuk dan tempat ini adalah tempat paling indah yang ada di Giliraja,” ujarnya.
Menurut Atika, gelar acara Giliraja Berceria mengingatkan bahwa Pantai Beringin adalah tempat bersejarah bagi Warga Giliraja.
“Pada tahun 1988 Giliraja pernah mengalami kekeringan kemarau panjang. Sumur sumur di 4 Desa yang ada di Giliraja semuanya mati tidak ada sumber mata airnya, hanya satu sumur yakni di bawah pohon beringin yang mampu mencukupi kebutuhan air bagi warga Giliraja,” tuturnya.
Senada dengan penyampaian Istiqomah, Pemuda Giat Wisata (PGW) Giliraja, bahwa selain sumur beringin yang sumber mata airnya tidak pernah habis yang berada tepat di bawah Pohon Beringin tersebut, pantai beringin juga mempunyai nilai sejarah yakni ‘Kapal VOS’ milik Belanda. Kala itu kapal VOS karam disebelah barat Pantai Beringin berkisar 500 kaki dari bibir pantai.
“Betul Pak, Pantai Beringin banyak menyimpan sejarah peradaban masa lalu, yang mana sekita 500 kaki dari bibir pantai ada Kapal VOS yang karam.
Kenapa kami Bilang Itu adalah Kapal VOS, kami PGW pernah mendatangkan ahli Arkeologi dari IAAI BALAI DJOKJA mas Hairil Anwar. Dan Mas Hairil Anwar juga dikirimi foto foto kapal VOS dari Belanda Via Email,” jelas Istiqomah menyakinkan.
Atika, selaku Ketua Himpaudi Giliraja berharap kepada Pemerintah Desa Giliraja khususnya, agar Pantai Beringin dibangun menjadi distinasi wisata pantai bersejarah.
Atika perempuan cantik kelahiran 1989 ini juga berharap, agar pembangunan pantai juga melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Banmaleng.
Terkait dengan hal ini, Ramli, kepala Desa Banmaleng adalah Kepala Desa satu satunya yang mengikuti studi banding ke Banyuwangi dan Bali. Sangat besar harapan masyarakat Banmaleng kepada Kepala Desa Paling keren se Giliraja ini, agar Desanya memiliki destinasi wisata.
Sampai berita ini di turunkan Nomor hendphone kepala Desa Banmaleng tidak bisa di hubungi, lantaran terkendala signal seluler yang masih belum menjangkau Desa Giliraje tercinta.
Baca Juga: PAUD Nurul Yaqin Kangayan Diduga Menjadi Korban Oknum Pemdes
Pewarta: Rafik
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas





Respon (1)