Gelar Event di Pantai Beringin, Ketua HIMPAUDI: Pantai Giliraja Pendam Sejarah Belanda

- Redaksi

Kamis, 25 Maret 2021 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Himpaudi Giliraje disaat photo bersama di pantai Beringin

Photo: Himpaudi Giliraje disaat photo bersama di pantai Beringin

SUMENEP, DapurRakyatNews – Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Giliraja Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep, mempunyai harapan besar agar di Desanya ada distinasi wisata.

Salah satunya adalah ‘Pantai Beringin’ yang berlokasi di ujung barat Pulau Giliraja. Secara geografis Pantai Beringin dibawah pangkuan Pemerintahan Desa Banmaleng Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Kamis (25/03/2021).

Atika, Ketua Himpaudi Giliraja kabupaten Sumenep menyampaikan, pada kali ini Himpaudi Giliraja menggelar lomba senam ceria dan tarik tambang. Lomba tersebut di ikuti oleh Guru Guru Paud (Pendidikan Anak usia dini) dari berbagai lembaga yang ada di Pulau Giliraja Kecamatan Giligenting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disinggung kenapa harus memilih tempat di Pantai Beringin, Atika menjelaskan Pantai Beringin adalah tempat yang paling nyaman dan sejuk ketika kita mengadakan event dan para peserta merasa nyaman di Pantai Beringin.

Baca Juga:  Bupati Sumenep : Kantor Baru Pelayanan Kepada Masyarakat harus Lebih Baik Lagi

“Pantai Beringin salah Satu tempat yang paling Indah dan sejuk dan tempat ini adalah tempat paling indah yang ada di Giliraja,” ujarnya.

Menurut Atika, gelar acara Giliraja Berceria mengingatkan bahwa Pantai Beringin adalah tempat bersejarah bagi Warga Giliraja.

“Pada tahun 1988 Giliraja pernah mengalami kekeringan kemarau panjang. Sumur sumur di 4 Desa yang ada di Giliraja semuanya mati tidak ada sumber mata airnya, hanya satu sumur yakni di bawah pohon beringin yang mampu mencukupi kebutuhan air bagi warga Giliraja,” tuturnya.

Senada dengan penyampaian Istiqomah, Pemuda Giat Wisata (PGW) Giliraja, bahwa selain sumur beringin yang sumber mata airnya tidak pernah habis yang berada tepat di bawah Pohon Beringin tersebut, pantai beringin juga mempunyai nilai sejarah yakni ‘Kapal VOS’ milik Belanda. Kala itu kapal VOS karam disebelah barat Pantai Beringin berkisar 500 kaki dari bibir pantai.

Baca Juga:  Selamatan Desa 2023 Pemdes Juglangan Kirab Pusaka Leluhur

“Betul Pak, Pantai Beringin banyak menyimpan sejarah peradaban masa lalu, yang mana sekita 500 kaki dari bibir pantai ada Kapal VOS yang karam.

Kenapa kami Bilang Itu adalah Kapal VOS, kami PGW pernah mendatangkan ahli Arkeologi dari IAAI BALAI DJOKJA mas Hairil Anwar. Dan Mas Hairil Anwar juga dikirimi foto foto kapal VOS dari Belanda Via Email,” jelas Istiqomah menyakinkan.

Atika, selaku Ketua Himpaudi Giliraja berharap kepada Pemerintah Desa Giliraja khususnya, agar Pantai Beringin dibangun menjadi distinasi wisata pantai bersejarah.

Baca Juga:  4 Orang Pelaku Penyalahguna Narkoba Jenis Sabu Diamankan Polisi

Atika perempuan cantik kelahiran 1989 ini juga berharap, agar pembangunan pantai juga melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Banmaleng.

Terkait dengan hal ini, Ramli, kepala Desa Banmaleng adalah Kepala Desa satu satunya yang mengikuti studi banding ke Banyuwangi dan Bali. Sangat besar harapan masyarakat Banmaleng kepada Kepala Desa Paling keren se Giliraja ini, agar Desanya memiliki destinasi wisata.

Sampai berita ini di turunkan Nomor hendphone kepala Desa Banmaleng tidak bisa di hubungi, lantaran terkendala signal seluler yang masih belum menjangkau Desa Giliraje tercinta.

Baca Juga: PAUD Nurul Yaqin Kangayan Diduga Menjadi Korban Oknum Pemdes

Pewarta: Rafik
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura
Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan
Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan
Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep
Menjadi Tempat Kumpul Favorit Keluarga, Restoran Ini Suguhkan Pengalaman Kuliner Layaknya Liburan di Bali
Tanpa Dukungan Pemerintah Setempat, Mutia Febri Yeza Berhasil Masuk Top 25 Putri Hijabfluencer Indonesi
Kembangkan Budaya Lokal, Bupati Situbondo Buka SEF ke 2 Tahun 2023
Pertahankan Kesenian Tradisional, Pemdes Olean Adakan Kirab Pusaka

Berita Terkait

Selasa, 11 Februari 2025 - 22:58 WIB

Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:22 WIB

Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:40 WIB

Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan

Sabtu, 27 Januari 2024 - 12:07 WIB

Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep

Sabtu, 13 Januari 2024 - 12:51 WIB

Menjadi Tempat Kumpul Favorit Keluarga, Restoran Ini Suguhkan Pengalaman Kuliner Layaknya Liburan di Bali

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB