Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura

- Penulis

Selasa, 11 Februari 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura (Asprim) di Pendopo Keraton Sumenep.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Sumenep, Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH, beserta seluruh anggota Asprim dari berbagai daerah di Madura. Selasa (11/2/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya pengembangan wisata berbasis budaya dan masyarakat, sebagai strategi utama untuk memajukan sektor pariwisata di Sumenep dan Madura secara keseluruhan.

Menurutnya, potensi budaya Madura yang kaya harus dimanfaatkan dengan pendekatan yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

“Pariwisata berbasis budaya tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan, tetapi juga bagian dari identitas Madura yang harus terus dilestarikan. Salah satu contohnya adalah musik tradisional tong-tong, yang awalnya berfungsi untuk membangunkan sahur, kini menjadi ikon budaya yang memiliki daya tarik tersendiri,” kata Bupati saat mengawali sambutannya.

Ia menambahkan, konsep pengembangan pariwisata berbasis masyarakat telah diterapkan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Langkah ini diambil agar setiap desa mampu mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki meskipun dengan keterbatasan anggaran.

“Dana desa memang terbatas, namun melalui program bantuan keuangan khusus dari pemerintah daerah, desa-desa dapat membangun destinasi wisata yang sesuai dengan karakter dan potensi lokalnya. Dengan begitu, masyarakat dapat terlibat langsung dalam mengembangkan dan mengelola pariwisata di wilayahnya,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Achmad Fauzi juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan event sebagai daya tarik wisata. Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2022, Kabupaten Sumenep telah menggelar 64 event budaya. Jumlah ini meningkat menjadi 100 event pada 2023, dan ditargetkan mencapai 110 event pada 2025.

“Kami terus meningkatkan jumlah event tahunan, agar Sumenep semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis budaya. Kami juga melibatkan berbagai komunitas dan pelaku seni untuk memastikan setiap acara memiliki nilai budaya yang kuat,” tambahnya.

Untuk mendukung penyelenggaraan event, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menggandeng para pengusaha lokal, regional, dan nasional dalam pendanaan. Sistem ini memungkinkan pelaku usaha berkontribusi, dalam membiayai event tertentu sesuai dengan kapasitas mereka.

“Pemerintah menanggung sekitar 20% dari total biaya event, sementara sisanya didukung oleh para pelaku usaha. Ini adalah model kolaborasi yang kami terapkan, untuk memastikan keberlanjutan penyelenggaraan event tanpa terlalu membebani APBD,” ungkapnya.

Dengan strategi ini, Bupati Achmad Fauzi berharap, sektor pariwisata di Sumenep dapat berkembang lebih pesat, dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Ia juga menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung berbagai inovasi dalam pengelolaan pariwisata.

“Kami tidak hanya ingin membangun destinasi wisata, tetapi juga menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan, di mana masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaan dan pengembangannya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan
Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan
Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep
Menjadi Tempat Kumpul Favorit Keluarga, Restoran Ini Suguhkan Pengalaman Kuliner Layaknya Liburan di Bali
Tanpa Dukungan Pemerintah Setempat, Mutia Febri Yeza Berhasil Masuk Top 25 Putri Hijabfluencer Indonesi
Kembangkan Budaya Lokal, Bupati Situbondo Buka SEF ke 2 Tahun 2023
Pertahankan Kesenian Tradisional, Pemdes Olean Adakan Kirab Pusaka
Pemerintah akan Melibatkan Destinasi Wisata dalam Gelaran Event di Tahun 2024

Berita Terkait

Selasa, 11 Februari 2025 - 22:58 WIB

Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:22 WIB

Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:40 WIB

Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan

Sabtu, 27 Januari 2024 - 12:07 WIB

Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep

Sabtu, 13 Januari 2024 - 12:51 WIB

Menjadi Tempat Kumpul Favorit Keluarga, Restoran Ini Suguhkan Pengalaman Kuliner Layaknya Liburan di Bali

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB