Nia Kurnia: Madura Night Vaganza Buka Ruang Perempuan Kembangkan Potensi Ekonomi

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Nia Kurnia Fauzi (Tengah) saat mengunjungi salah satu stan yang berpartisipasi dalam event Madura Night Vaganza 2026.

Tampak Nia Kurnia Fauzi (Tengah) saat mengunjungi salah satu stan yang berpartisipasi dalam event Madura Night Vaganza 2026.

Dapurrakyatnews – Madura Night Vaganza (MNV) 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan dan promosi potensi daerah, tetapi juga dinilai memiliki peran dalam membuka ruang bagi perempuan untuk mengembangkan kreativitas serta potensi ekonomi.

Kehadiran berbagai produk usaha pada kegiatan tersebut menjadi salah satu gambaran semakin besarnya peran perempuan dalam menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.

Di tengah berkembangnya UMKM dan ekonomi kreatif, perempuan dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian keluarga. Beragam usaha yang lahir dari kreativitas perempuan, mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk berbasis potensi dan kearifan lokal, menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi sekaligus menciptakan peluang usaha bagi lingkungan di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, saat mengunjungi stan-stan yang ada di Madura Night Vaganza di GOR A. Yani Pangligur, Senin (31/08/2026) malam.

Baca Juga:  Calender Of Events Masa Kejayaan, Kali ini Menampilkan Festival Tan-Pangantanan

Menurut Istri Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo tersebut, pemberdayaan perempuan tidak semata-mata berkaitan dengan peningkatan kapasitas dan keterampilan, tetapi juga bagaimana perempuan diberikan ruang untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri.

“Pemberdayaan perempuan selain berkaitan dengan peningkatan kapasitas dan keterampilan, juga bagaimana perempuan memiliki ruang untuk mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri,” kata Nia legislator asal PDI Perjuangan.

Ia menilai, Madura Night Vaganza menjadi salah satu ruang bagi perempuan untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan yang dimiliki, khususnya melalui pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

“Madura Night Vaganza sebagai salah satu ruang bagi perempuan untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka, terutama melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif,” terangnya.

Baca Juga:  Ashela Cafe, Destinasi Wisata Instagramable Pulau Ra'as

Ia menyatakan, pemberdayaan perempuan melalui UMKM memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kesejahteraan keluarga. Ketika perempuan memiliki keterampilan sekaligus kemampuan dalam mengelola usaha, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga dapat memberikan dampak terhadap keluarga dan lingkungan sekitar.

Karena itu, menurutnya, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif perlu terus memberikan ruang bagi perempuan untuk berkarya, berinovasi dan meningkatkan kemandirian ekonomi. Dengan demikian, kontribusi perempuan terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga maupun pembangunan daerah dapat semakin nyata.

“Kami mendorong bukan hanya produk perempuan bisa tampil dan terkenal di masyarakat, tetapi bagaimana mereka mampu naik kelas, memperluas pasar, meningkatkan kualitas produk, dan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produknya,” harapnya.

Baca Juga:  Madakaripura, Air Terjun Abadi Yang Mistis

Ia berharap Madura Night Vaganza dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan sehingga semakin banyak pelaku UMKM perempuan memperoleh kesempatan untuk mempromosikan produk sekaligus membangun jejaring usaha.

Ia menambahkan, keberadaan event kali ini harus mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi pelaku UMKM, terutama perempuan, agar tidak hanya mendapatkan ruang promosi, tetapi juga memperoleh peluang untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

“Madura Night Vtidak berhenti sebagai sebuah event, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk mendorong perempuan semakin mandiri, kreatif, produktif, dana berdaya secara ekonomi,” pungkasnya.

Madura Night Vaganza merupakan salah satu rangka Madura Culture Fest (MCF) 2026 yang berlangsung 26 Agustus hingga 4 September 2026, yang digelar di stadion A Yani Panglegur Sumenep, Jawa Timur, yang sukses mengedit animo masyarakat Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura
Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan
Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan
Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep
Menjadi Tempat Kumpul Favorit Keluarga, Restoran Ini Suguhkan Pengalaman Kuliner Layaknya Liburan di Bali
Tanpa Dukungan Pemerintah Setempat, Mutia Febri Yeza Berhasil Masuk Top 25 Putri Hijabfluencer Indonesi
Kembangkan Budaya Lokal, Bupati Situbondo Buka SEF ke 2 Tahun 2023
Pertahankan Kesenian Tradisional, Pemdes Olean Adakan Kirab Pusaka

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Nia Kurnia: Madura Night Vaganza Buka Ruang Perempuan Kembangkan Potensi Ekonomi

Selasa, 11 Februari 2025 - 22:58 WIB

Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:22 WIB

Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:40 WIB

Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan

Sabtu, 27 Januari 2024 - 12:07 WIB

Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep

Berita Terbaru