Pelaku Wisata Kembali Menanyakan Usulan Program Satu Bus Satu Pramuwisata Yang Mandeg

- Editorial Team

Sabtu, 17 April 2021 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DapurRakyatNews – Salah satu kabupaten diujung timur pulau Madura yang kaya dengan potensi wisata yakni kota keris Sumenep, yang mana tidak hanya potensi wisata alam tapi juga seni budaya dan religinya.

Dua destinasi wisata religi yang menjadi primadona di Sumenep, yaitu Asta Yusuf di pulau talango dan Asta Tinggi di Kota Sumenep, tak pernah sepi dari pengunjung bahkan di saat pandemi tetap ada wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut.

Sebelum pandemi berpuluh-puluh Bus pariwisata yang membawa wisatawan religi mendatangi kedua tempat tersebut setiap harinya. Hingga tercetus usulan untuk memberdayakan para Pramuwisata bersertifikat di kota keris untuk mendampingi para wisatawan yang berkunjung ke sumenep.

Ahmad Faid, Tim Ahli Bupati Bidang Pariwisata, kepada DapurRakyatNews mengatakan bahwa, satu bus satu guide merupakan potensi besar untuk meningkatkan perekonomian pramuwisata sumenep.

“Ramainya Bus-bus pariwisata yang mengantar para wisatawan ini merupakan potensi besar yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Sumenep untuk meningkatkan perekonomiannya, terutama untuk pramuwisata dari HPI Sumenep,” kata Faid, saat dihubungi media ini via selulernya, Jum’at 16 April 2021.

Sehubungan dengan maraknya permintaan dari para Pramuwisata sumenep, Faid, menyampaikan pihaknya sebagai Tim Ahli Bupati Bidang Pariwisata sudah menyampaikan ke Dinas terkait.

“Permintaan teman-teman dari tahun kemarin yang mengusulkan program satu bus satu guide sudah kita sampaikan, Bahkan saya juga sudah mengkoordinasikan hal ini dengan Dinas pariwisata sebagai leading sektornya sebulan yang lalu,” Ujarnya.

Baca Juga:  Penemuan Mayat Bayi Di Bebatuan Cadas Pinggir Sungai

Fadel, salah seorang pramuwisata di Sumenep juga menyampaikan rasa pesimisnya, dengan tidak kunjung adanya respon dari pihak Disparbudpora Sumenep.

“Ini kan baru usulan mas, belum dipraktekan, praktek itu lebih sulit dari teori, bus itu mau dicegat dimana? Ya kalau ada bandara kita jemput dengan bus dan tour guidenya, tapi kalua yang ini kan bukan menjemput tapi memberhentikan bus ditengah jalan, kecuali memang bersinergi dengan stake holder lainnya seperti Dinas perhubungan misalnya,” Terangnya.

Lanjut Fadel, dirinya dan teman-teman yang seprofesi tetap berharap Disparbudpora agar membangun komunikasi ataupun promosi dengan para pelaku travel diluar Sumenep, walaupun bayang rasa pesimis masih menghantuinya.

Baca Juga:  ‎Sembunyikan Sabu dan Ganja Dalam Helm, Dua Pemuda Asal Muko-Muko Bengkulu Ditangkap Polisi

“Sebenarnya saya tidak terlalu berharap dengan program ini karena prakteknya sulit, kecuali dinas Pariwisata mau mensosialisasikannya kepada para pelaku wisata utamanya dengan para tour leader atau travel agent yang ada diluar Sumenep, seperti yang sudah sering kita lakukan selama ini bahkan jauh sebelum ada pandemi covid-19,” Punkasnya.

Namun sayangnya hingga berita ini tayang belum ada jawaban, saat media ini mencoba menghubungi nomor WhatsApp milik Imam Buchari, selaku Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep, untuk melakukan konfirmasi terkait usulan program tersebut.

Baca Juga :  Achmad Fauzi Dukung Penggiat Gali Budaya Sumenep, Sanggar Tari Dipertanyakan

Pewarta : Ferry Saputra
Editor : D. julak
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nia Kurnia: Madura Night Vaganza Buka Ruang Perempuan Kembangkan Potensi Ekonomi
Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura
Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan
Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan
Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep
Menjadi Tempat Kumpul Favorit Keluarga, Restoran Ini Suguhkan Pengalaman Kuliner Layaknya Liburan di Bali
Tanpa Dukungan Pemerintah Setempat, Mutia Febri Yeza Berhasil Masuk Top 25 Putri Hijabfluencer Indonesi
Kembangkan Budaya Lokal, Bupati Situbondo Buka SEF ke 2 Tahun 2023

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Nia Kurnia: Madura Night Vaganza Buka Ruang Perempuan Kembangkan Potensi Ekonomi

Selasa, 11 Februari 2025 - 22:58 WIB

Bahas Strategi Pengembangan Wisata, Bupati Gelar Gala Dinner bersama Asosiasi Pariwisata Madura

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:22 WIB

Festival Budaya Rahul 2 Tahun ini Bakal Digelar, Kenalkan Tradisi dan Budaya Tapan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 13:40 WIB

Perspektif Sejarah dan Pengembangan Potensi Wisata di Kecamatan Pasongsongan

Sabtu, 27 Januari 2024 - 12:07 WIB

Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep

Berita Terbaru