Sebanyak 30 Lembaga PAUD di Sampang Ditutup, Simak Alasannya

- Redaksi

Senin, 22 Desember 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, secara resmi menutup 30 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Disdik menilai, ketiga puluh lembaga tersebut tidak mampu memenuhi persyaratan akreditasi dan tidak tertib administrasi.

Penertiban ini, merupakan tindak lanjut dari inovasi Sampang Tuntas Akreditasi (AKSI) PAUD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kepala Disdik Sampang, Nor Alam, melalui Kabid PAUD dan PNFI, Dewi Trisna mengatakan, tujuan dari program AKSI PAUD adalah untuk memastikan seluruh layanan PAUD di Kabupaten Sampang memiliki standar mutu yang terjamin bagi masyarakat.

Baca Juga:  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Menurutnya, dari total 994 lembaga PAUD, saat ini yang terakreditasi baru 704 lembaga. Sedangkan 260 lembaga lainnya masih dalam proses.

“Tiga puluh lembaga terpaksa kami tutup karena pengelolanya menyerah dan menyatakan tidak sanggup mengurus akreditasi,” ucap Dewi, pada Senin (22/12/2025).

Penyabet Kepala TK Terkeren se-Indonesia tahun 2018 lalu ini mengungkap, akreditasi selama ini kerap dianggap sebagai momok yang menakutkan dan butuh biaya besar.

Baca Juga:  Pameran Pendidikan, SDN Talango I Bakal Tampilkan Drumband

Padahal saat ini, seluruh proses akreditasi sudah berbasis digital dan tidak ada pungutan biaya apapun.

“Kami hanya ingin mengubah pola pikir lama. Perlu diketahui, akreditasi bukan untuk mempersulit, tapi ini sebagai potret kelayakan sebuah lembaga dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu,” jelasnya.

Ditegaskan Dewi, tidak ada toleransi bagi lembaga yang enggan mengurus akreditasi.

Baca Juga:  Disdik Sumenep akan Menggelar Lomba Karya Videografi Pelajar se Kabupaten Sumenep

Konsekuensinya adalah pencairan insentif guru bisa ditangguhkan. Bahkan, berujung pada penonaktifan lembaga.

Hal ini, sesuai dengan regulasi dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sebelum dilakukan eksekusi penutupan lembaga PAUD, pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif sembari memberikan pemahaman.

“Namun masih ada yang mencoba mencari celah.Tahun ini, menjadi momentum penuntasan demi masa depan pendidikan anak-anak di Sampang,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
Seleksi Calon Kepala Sekolah 2026 Dibuka, Disdik Sumenep Undang Guru ASN Penuhi Syarat
Perluas Peluang Kerja untuk Lulusannya, SMKN 1 Rahul Tapan Gandeng BP3MI Sumbar
Khofifah Fokus Infrastruktur Daratan, 5 Kepulauan Sumenep Terlantar. Ketua PWRI: Kita Bukan Anak Tiri
Dana BOS SDN Batoporo Timur 1 Diaudit, Inspektorat: SPJ nya Kita Periksa
Angin Kencang Terjang Camplong Sampang, 60 Rumah dan SMPN 1 Rusak, Satu Warga Luka
Distribusi MBG Dibeberapa SD di Sampang Mandek, Ada Apa ?
PGPAUD UPI Sumenep Gelar Kuliah Umum: Kuatkan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:53 WIB

Seleksi Calon Kepala Sekolah 2026 Dibuka, Disdik Sumenep Undang Guru ASN Penuhi Syarat

Rabu, 15 April 2026 - 22:04 WIB

Perluas Peluang Kerja untuk Lulusannya, SMKN 1 Rahul Tapan Gandeng BP3MI Sumbar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:19 WIB

Khofifah Fokus Infrastruktur Daratan, 5 Kepulauan Sumenep Terlantar. Ketua PWRI: Kita Bukan Anak Tiri

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:47 WIB

Dana BOS SDN Batoporo Timur 1 Diaudit, Inspektorat: SPJ nya Kita Periksa

Senin, 22 Desember 2025 - 15:01 WIB

Sebanyak 30 Lembaga PAUD di Sampang Ditutup, Simak Alasannya

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB