Dana BOS SDN Batoporo Timur 1 Diaudit, Inspektorat: SPJ nya Kita Periksa

- Redaksi

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektur Daerah Kabupaten Sampang, Ari Wibowo Sulistyo, saat di ruang kerjanya,

Inspektur Daerah Kabupaten Sampang, Ari Wibowo Sulistyo, saat di ruang kerjanya,

Dapurrakyatnews – Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, melakukan audit terhadap realisasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batoporo Timur 1, Dusun Pandian, Desa Batoporo Timur, Kecamatan Kedungdung.

Audit dilakukan, menyusul ditemukannya data ganda siswa antara SDN Batoporo Timur 1 dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) berdasarkan sanding data Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan Education Management Information System (EMIS) Kementerian Agama beberapa waktu lalu.

Dapodik dan EMIS sendiri merupakan basis data yang digunakan untuk pencairan dana BOS, Program Indonesia Pintar (PIP), dan ujian.

Inspektur Daerah Kabupaten Sampang, Ariwibowo Sulistyo menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan, termasuk kepala sekolah SDN Batoporo Timur 1, operator BOS, guru, dan Dinas Pendidikan setempat.

Hal itu dilakukan guna memastikan, apakah apakah dana BOS yang diusulkan melalui Dapodik itu sudah sesuai dengan realisasi data pembelanjaannya dan riil secara angka.

Mengingat, data yang ada di Dapodik Kemendikdasmen juga ada di data EMIS Kemenag. Ada double counting sehingga menyebabkan inflasi hasil pada item yang sama.

Baca Juga:  Dinkes P2KB Gelar Senam Bersama dan Skrining Kesehatan Serentak kepada Ribuan Anggota KPPS

“Kami sedang memproses dan mengevaluasi data itu. Kemudian, kita periksa semua SPJ (Surat Pertanggungjawaban-red) nya. Kemarin sudah ada yang mengirimkan SPJ itu,” terang Ari di ruang kerjanya, pada Selasa (3/1/2026).

Pihaknya, belum bisa menyampaikan hasil audit. Sebab, kasus ini masih dalam proses pemeriksaan.

Namun, Ari memastikan, jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya penyimpangan, maka pihaknya akan memberikan sanksi kepada Aparatur Sipil Negara tersebut.

Baca Juga:  Layanan Ramah dan Profesional, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembali Raih Apresiasi

Kedua, jika ditemukan adanya potensi kerugian keuangan negara, maka pihaknya akan mengawal agar ada pengembalian uang negara.

“Tapi, jika nanti ditemukan unsur-unsur perbuatan melawan hukum, kita akan koordinasi dengan APH (Aparat Penegak Hukum-red),” tegasnya.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan terkait realisasi dana BOS tersebut. Apakah sudah sesuai dengan usulan yang ada di Rencana Kegiatan Sekolah (RKS), termasuk juga pembelanjaan barangnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
Seleksi Calon Kepala Sekolah 2026 Dibuka, Disdik Sumenep Undang Guru ASN Penuhi Syarat
Perluas Peluang Kerja untuk Lulusannya, SMKN 1 Rahul Tapan Gandeng BP3MI Sumbar
Khofifah Fokus Infrastruktur Daratan, 5 Kepulauan Sumenep Terlantar. Ketua PWRI: Kita Bukan Anak Tiri
Sebanyak 30 Lembaga PAUD di Sampang Ditutup, Simak Alasannya
Angin Kencang Terjang Camplong Sampang, 60 Rumah dan SMPN 1 Rusak, Satu Warga Luka
Distribusi MBG Dibeberapa SD di Sampang Mandek, Ada Apa ?
PGPAUD UPI Sumenep Gelar Kuliah Umum: Kuatkan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi dan Kearifan Lokal

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:53 WIB

Seleksi Calon Kepala Sekolah 2026 Dibuka, Disdik Sumenep Undang Guru ASN Penuhi Syarat

Rabu, 15 April 2026 - 22:04 WIB

Perluas Peluang Kerja untuk Lulusannya, SMKN 1 Rahul Tapan Gandeng BP3MI Sumbar

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:19 WIB

Khofifah Fokus Infrastruktur Daratan, 5 Kepulauan Sumenep Terlantar. Ketua PWRI: Kita Bukan Anak Tiri

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:47 WIB

Dana BOS SDN Batoporo Timur 1 Diaudit, Inspektorat: SPJ nya Kita Periksa

Senin, 22 Desember 2025 - 15:01 WIB

Sebanyak 30 Lembaga PAUD di Sampang Ditutup, Simak Alasannya

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB