‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini

- Editorial Team

Senin, 21 September 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, H. Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, H. Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H

Dapurrakyatnews – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit influenza, termasuk influenza A, yang memiliki tingkat penularan cukup cepat.

‎hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinkes P2KB, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, Achmad Syamsuri, S.Kep.Ns., M.H., menjelaskan bahwa, influenza merupakan penyakit yang mudah menular melalui droplet atau percikan dari saluran pernapasan.

‎Menurutnya, penularan influenza dapat berlangsung dengan cepat ketika seseorang melakukan kontak dengan orang yang sedang terinfeksi, terutama melalui udara atau percikan saat berbicara, batuk maupun bersin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Influenza ini penularannya sangat cepat karena dapat terjadi melalui droplet infection atau percikan dari saluran pernapasan,” katanya.

‎Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala influenza dan segera melakukan langkah pencegahan apabila mulai mengalami keluhan yang mengarah pada penyakit tersebut.

Ia mengatakan, salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah menggunakan masker, khususnya bagi masyarakat yang sedang mengalami sakit atau gejala influenza.

‎“Bagi yang sudah menderita atau merasa sakit, sebaiknya menggunakan masker dan tidak keluar rumah. Kalau memang harus keluar rumah, tetap gunakan masker,” ujarnya.

Baca Juga:  RSUD dr H Moh Anwar Mantapkan Persiapan Akreditasi, Penilaian Dijadwalkan Ulang Juli 2026

‎Selain mencegah penularan, masyarakat juga perlu menjaga kondisi tubuh agar tetap memiliki daya tahan yang baik. Hal itu dapat dilakukan dengan menerapkan pola tidur dan istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi serta memperbanyak minum air putih.

‎“Jaga ketahanan tubuh dengan pola tidur yang baik, istirahat yang cukup, makan makanan bergizi dan perbanyak minum air putih,” ungkapnya.

‎Ia juga meminta masyarakat yang mengalami gejala influenza untuk segera memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Pemeriksaan dapat dilakukan di puskesmas, klinik maupun dokter keluarga.

‎“Kalau sudah merasa sakit, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Kalau dekat dengan puskesmas, bisa ke puskesmas. Kalau dekat dengan klinik atau memiliki dokter keluarga, silakan memeriksakan diri,” harapnya.

‎Untuk memperkuat pencegahan, Dinkes P2KB Sumenep bersama jajaran puskesmas terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial yang dikelola puskesmas.

‎Menurutnya, penyampaian informasi melalui media sosial dinilai dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas, terutama dalam memberikan pemahaman mengenai pencegahan, gejala dan penanganan influenza.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Umumkan Hasil Seleksi Administrasi PPPK Tahap I 2024

‎“Teman-teman di puskesmas memberikan penyuluhan dan edukasi melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, TikTok dan media lainnya,” jelasnya.

‎Selain melalui media sosial, edukasi juga dilakukan secara langsung melalui kegiatan promosi kesehatan. Di antaranya dengan siaran keliling, penyebaran pamflet hingga pemasangan banner di sejumlah lokasi.

‎“Kalau di suatu wilayah ditemukan banyak kasus, biasanya teman-teman puskesmas juga melakukan promosi kesehatan melalui siaran keliling, penyebaran pamflet, pembuatan banner dan kegiatan edukasi lainnya,” tegasnya.

‎Achmad menambahkan, pelayanan terhadap pasien influenza di puskesmas juga telah dipersiapkan. Mulai dari sumber daya manusia, tenaga dokter dan perawat hingga ketersediaan obat-obatan.

‎“Alhamdulillah, selama ini kasus influenza yang menyerang masyarakat, mulai bayi, balita hingga lansia, masih bisa ditangani oleh puskesmas. SDM, dokter dan perawat juga sudah dipersiapkan untuk memberikan pelayanan,” jelasnya.

‎Terkait influenza jajarannya mengingatkan masyarakat, untuk tetap waspada. Ia menyebutkan bahwa influenza A dapat menimbulkan gejala yang lebih berat pada sebagian penderita sehingga membutuhkan penanganan lebih intensif.

Baca Juga:  2 Orang Warganya Menjadi Korban Kebakaran Depo Pertamina, Ini Kata Bupati Sumenep

‎“Untuk influenza A memang kita harus waspada. Gejalanya bisa lebih berat dibandingkan influenza biasa dan pada kondisi tertentu penderitanya dapat membutuhkan perawatan lebih intensif,” imbuhnya.

‎Ia menjelaskan, gejala influenza yang cukup berat antara lain demam, nyeri pada seluruh tubuh dan menggigil. Karena itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala tersebut, sehingga kondisi kesehatan dapat segera mendapatkan penanganan.

‎pihaknya juga mengajak masyarakat, untuk saling menjaga dengan tetap menerapkan protokol pencegahan ketika berada di sekitar orang yang sedang mengalami influenza.

‎“Kalau ada saudara atau tetangga yang sedang terkena influenza, sebaiknya kita menyarankan untuk memakai masker. Bukan berarti kita harus menjauhi atau takut kepada mereka, tetapi kita tetap berusaha melindungi diri agar tidak tertular,” ungkapnya.

‎Selain penggunaan masker, ia kembali mengingatkan pentingnya menjaga asupan makanan bergizi, memperbanyak konsumsi air putih, istirahat yang cukup serta rutin berolahraga.‎

‎“Yang penting adalah menjaga asupan, makan makanan bergizi, banyak minum, istirahat yang cukup dan jangan lupa berolahraga,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKR Sampang Soroti Pasien BPJS yang Pulang Paksa dan Dibebani Biaya Umum
Aturan Klaim Pasien Pulang Paksa Masih Simpang Siur, BPJS Sampang Terapkan Readmisi
Klaim BPJS Kesehatan Pasien Pulang Paksa Jadi Polemik, DPRD Sampang Desak Kepastian Hukum Tertulis
RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Buka Poli Urologi untuk Peserta BPJS Kesehatan
DWP RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Gold Lewat Lagu Daerah Nusantara
Profesionalisme Tim Medis Jadi Kunci Pelayanan Berkualitas di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep
Layanan Ramah dan Profesional, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembali Raih Apresiasi
dr Erliyati: Bidan Berperan Vital Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:55 WIB

‎Waspada Influenza A, Dinkes P2KB Sumenep Dorong Masyarakat Perkuat Pencegahan Sejak Dini

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

DKR Sampang Soroti Pasien BPJS yang Pulang Paksa dan Dibebani Biaya Umum

Rabu, 16 September 2026 - 16:48 WIB

Aturan Klaim Pasien Pulang Paksa Masih Simpang Siur, BPJS Sampang Terapkan Readmisi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Klaim BPJS Kesehatan Pasien Pulang Paksa Jadi Polemik, DPRD Sampang Desak Kepastian Hukum Tertulis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:22 WIB

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep Buka Poli Urologi untuk Peserta BPJS Kesehatan

Berita Terbaru