4 Hari Tak Terlihat, Warga Karang Penang Sampang Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

- Editorial Team

Selasa, 11 Februari 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat mendatangi Tempat Kejadian Perkara di rumah AS (35 thn)

Polisi saat mendatangi Tempat Kejadian Perkara di rumah AS (35 thn)

Dapurrakyatnews – Seorang Pria inisial AS (35 thn), warga Dusun Duwek Ondung, Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi tubuh sudah membusuk di dalam rumahnya sendiri, pada Senin (10/2/2025) pagi.

Kapolres Sampang AKBP Hartono S.Pd, MM membenarkan adanya kejadian penemuan mayat tersebut.

Hartono menjelaskan, penemuan mayat berawal dari kecurigaan Siri (Sepupu korban). Sebab, AS tidak terlihat selama 4 hari.

Siri curiga melihat pintu rumah korban dalam posisi tertutup dan tidak tampak adanya aktifitas.

“Sepupu korban yang bernama Siri saat berada didepan rumah Almarhum AS, mencium bau yang sangat menyengat. Kemudian, Siri menghubungi keluarga dan tetangga untuk membuka pintu rumah yang terkunci.” kata Hartono kepada awak media usai melaksanakan kunjungan kerja ke Forkopimcam, Lurah, Kades, Pj. Kades, Tenaga kesehatan dan perwakilan elemen masyarakat di kawasan Sampang kota.

Baca Juga:  Perempuan Paruh Baya yang Berstatus Janda, Diduga Menjadi Pelaku Tindak Pidana Pembunuhan

Setelah pintu terbuka, Siri dan warga lainnya melihat AS berada diatas kasur yang berada diruang tamu, dalam kondisi meninggal dunia dengan bau yang menyengat.

“Dari penyelidikan anggota dilapangan, pada hari Kamis tanggal 6 Februari 2025 korban bepergian ke Pamekasan. Sepulang dari Pamekasan, korban langsung masuk rumah sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia pagi tadi,” terang Hartono.

Baca Juga:  Empat Orang Pimpinan DPRD Sampang 2024-2029 Resmi Disumpah

Saat mendatangi TKP, lanjut Hartono, jenasah korban AS sudah disucikan dan dikafani oleh keluarga.

“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan, yang menerangkan bahwa keluarga menerima kematian AS karena sudah takdir dari Allah Subhanahu Wa Ta ala,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru